Bisnis
Ada Impor dari Irak, Harga Bawang Putih di Gunungkidul Berangsur Turun
Saat ini harga bawang putih sudah kembali ke kisaran Rp 45 ribu per kilogram. Sebelumnya, komoditas ini dijual seharga Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Setelah mengalami lonjakan harga beberapa waktu lalu, kini harga bawang putih di Gunungkidul mulai berangsur turun.
Satu di antaranya terpantau di Pasar Argosari, Wonosari.
Marsih (37) pedagang sayur di pasar tersebut mengungkapkan saat ini harga bawang putih sudah kembali ke kisaran Rp 45 ribu per kilogram.
• Pasokan Bawang Putih di Gununkidul Menurun, Disperindang Bergantung Pasokan dari Luar Daerah
"Rp 45 ribu itu untuk jenis bawang putih cincau, kalau yang kating di kisaran Rp 50 ribu sekilo," ungkapnya ditemui pada Kamis (20/02/2020).
Marsih mengatakan turunnya harga bawang putih terjadi sejak sekitar tiga hari lalu.
Menurutnya harga di tingkat pemasok pun mengalami penurunan drastis dari sebelumnya.
Sebab beberapa waktu lalu, harga bawang putih masih menyentuh angka Rp 60 ribu hingga Rp 70 ribu per kilonya.
• Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan
"Kalau dari pemasoknya bilang harga turun karena stoknya mulai banyak lagi," jelas Marsih.
Kabid Perdagangan Disperindag Gunungkidul, Yuniarti Ekoningsih membenarkan bahwa harga bawang putih cenderung turun sejak Sabtu (15/02/2020) lalu.
Menurutnya, penurunan harga terjadi lantaran adanya pasokan bawang putih dari Irak untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Hal tersebut juga sudah dibahas dalam rapat dengan Disperindag DIY beberapa waktu lalu.
"Penurunan harga bawang putih juga sebelumnya sudah diprediksi setelah ada info tersebut," jelas Yuniarti.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ada-impor-dari-irak-harga-bawang-putih-di-gunungkidul-berangsur-turun.jpg)