Masker Langka di Gunungkidul
BREAKING NEWS: Sejumlah Apotek di Wonosari Alami Kekosongan Stok Masker
Sejumlah apotek di Wonosari, Gunungkidul mengalami kekosongan stok masker kesehatan.
Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando
TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Sejumlah apotek di Wonosari, Gunungkidul mengalami kekosongan stok masker kesehatan.
Akibatnya, permintaan warga akan masker pun tidak terlayani.
Apotek Arga Nirmala misalnya, mengalami kekosongan stok masker sejak beberapa minggu belakangan.
"Distributornya sendiri juga menyampaikan stok masker sampai saat ini masih kosong," kata Asisten Apoteker Apotek Arga Nirmala, Clara Stefanny, Rabu (19/02/2020).
• Wabah Virus Corona, China Kekurangan Masker, Produsen Cari Pasokan dari Seluruh Dunia
Hal serupa juga dialami oleh Apotek Saras.
Apoteker Penanggung Jawab, Novi Nurhayati mengatakan pasokan masker sempat menurun hingga akhirnya benar-benar kosong dari distributornya.
Pihaknya pun saat ini sama sekali tidak bisa melayani permintaan warga yang ingin membeli masker.
"Kami sampai memasang tulisan di etalase agar warga juga mengerti," jelas Novi.
Berdasarkan informasi dari distributor, Novi mengatakan pasokan masker lebih banyak dikirim ke Tiongkok lantaran permintaan di sana sedang tinggi.
• Super Gampang! Tutorial Make Up Khusus untuk Musim Hujan
Mewabahnya Virus Corona disebut menjadi penyebab meningkatnya permintaan masker dari negeri Tirai Bambu tersebut.
Kelangkaan stok masker ini juga menyebabkan harga mengalami kenaikan yang signifikan.
Novi mengatakan satu box masker yang biasanya dihargai Rp 35 ribu naik berlipat hingga menyentuh Rp 160 ribu.
"Harga itu diberikan oleh distributor. Satu box sendiri isinya sekitar 50 lembar masker," ungkapnya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/sejumlah-apotek-di-wonosari-alami-kekosongan-stok-masker.jpg)