Pendidikan

Dua Mahasiswa UMY Menjadi Delegasi dalam Istanbul Youth Summit 2020

UMY kembali mengirimkan dua mahasiswanya Baiq Ulva Rahmawati dan Rahul Abdhi Mahgai dalam Istanbul Youth Summit 2020 (IYS 2020) yang diselenggarakan d

Dua Mahasiswa UMY Menjadi Delegasi dalam Istanbul Youth Summit 2020
Istimewa
UMY kembali mengirimkan dua mahasiswanya Baiq Ulva Rahmawati dan Rahul Abdhi Mahgai dalam Istanbul Youth Summit 2020 (IYS 2020) yang diselenggarakan di Bağlarbası Congress and Culture Center, Üsküdar, Istanbul, Turki 

TRIBUNJOGJA.COM - UMY kembali mengirimkan dua mahasiswanya Baiq Ulva Rahmawati dan Rahul Abdhi Mahgai dalam Istanbul Youth Summit 2020 (IYS 2020) yang diselenggarakan di Bağlarbası Congress and Culture Center, Üsküdar, Istanbul, Turki.

Acara ini diselanggarakan oleh Youth Break the Boundaries (YBB) ini dihadiri oleh 200 peserta yang berasal dari beberapa negara di dunia yang terpilih menjadi delegasi.

Baiq Ulva Rahmawati mengatakan para peserta IYS diminta untuk menampilkan budaya dari masing-masing negara asalnya.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan mahasiswa Indonesia menampilkan Tari Saman yang dikombinasikan menggunakan Baju Bodo Adat Bugis-Makassar.

Government Gathering : Momentum Ganjar Pranowo Berdiskusi dengan Civitas Akademika UMY

Ia mengatakan, proses seleksi untuk bisa mengikuti IYS cukup ketat.

Sebab, ia harus bersaing menyisihkan ribuan paper mahasiswa lainnya dari seluruh Indonesia.

"Kami mengambil tema tentang gold generation 2045. Karena generasi yang harusnya dicetak pada tahun 2045 adalah generasi yang mempunyai mental kuat, kreatif, dan mau berkolaborasi dengan negara lain. Semakin maju negara yang diajak untuk berkolaborasi maka akan semakin banyak juga ilmu yang didapatkan dan bisa diterapkan di Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (18/2/2020).

Rahul Abdhi Mahgail menambahkan, lolosnya paper mereka menurut pihak penyelengara adalah karena sederhana tapi unik dan berbeda dengan yang lain.

"Walaupun dengan tema yang sama, tapi kita harus pintar membingkai essay kita dengan sederhana namun sesuai fakta dan sesuai realita yang ada,“ ungkapnya.

KKN UMY Beri Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian di Boyolali

Ia mengatakan, ilmu yang sudah ia dapatkan dari IYS akan diterapkan di Indonesia sebagai bentuk pengabdian kepada UMY dan masyarakat luas.

Ia bersama Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Penelitian Mahasiswa (UKM KPM) akan menggali potensi masyarakat di daerah Pakem.

Sebab menurutnya daerah Pakem mempunyai potensi yang sangat besar, mulai hasil kebun sampai pariwisatanya yang tidak diketahui masyarakat sekitar.

"Dari potensi tersebut akan kami kembangkan semaksimal mungkin agar menjadi nilai jual untuk masyarakat di daerah Pakem,“ jelas dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved