Kota Yogyakarta

Rencana Pemulangan Warga Observasi Corona, Pemkot Yogya Cek Validitas Data

Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengaku belum mendapat informasi lanjutan mengenai rencana pemulangan sejumlah warga yang menjalani observasi di Natun

Rencana Pemulangan Warga Observasi Corona, Pemkot Yogya Cek Validitas Data
newscientist.com
Ilustrasi virus corona 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengaku belum mendapat informasi lanjutan mengenai rencana pemulangan sejumlah warga yang menjalani observasi di Natuna.

Pemerintah disebut berencana untuk mulai memikirkan rencana pemulangan 238 warga yang telah menjalani observasi sejak Minggu (2/2/2020) lalu.

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan pemerintah, masa observasi akan berlangsung 14 hari atau hingga Minggu (16/2/2020).

Viral Medsos, Novel The Eyes of Darkness Terbitan Tahun 1981 Prediksikan Penyebaran Virus Corona

"Secara resmi kami belum dapat info. Siang tadi baru ada pembahasan di Dinas Kesehatan DIY mengenai bencana dan krisis kesehatan. Mungkin ada pembahasan soal itu juga. Artinya kami juga menunggu info resmi dari Dinkes Provinsi DIY," jelas Kepala Seksi Surveillance dan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Williamto Jumat (14/2/2020).

Dia menjelaskan, meski menurut informasi terdapat warga DIY yang menjalani masa observasi namun pihaknya masih belum mendapat informasi resmi dari pemerintah tentang kelanjutan sejumlah warga tersebut jika dipulangkan ke wilayah masing-masing.

"Kami masih menunggu hasil rapat di Dinkes DIY," ujarnya.

Sementara, Tim Klaster Kesehatan Bencana dan Krisis Kesehatan dr Octo menyatakan hal serupa.

Pemkab Gunungkidul Pastikan Tak Ada Warganya Ikut Karantina Corona

Menurut dia, Tim dari dinas kesehatan setempat belum peroleh informasi lain mengenai rencana pemulangan warga tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan pengecekan dan terus berkomunikasi dengan pusat," kata dia.

Sementara, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Nakertrans Kota Yogyakarta, Lucy Irawati mengaku masih akan melakukan pengecekan terkait informasi warga yang akan segera dipulangkan tersebut.

"Kalau mengenai data pekerja resmi dan terdaftar lewat sistem sampai dengan hari ini tidak ada info ya. Data pekerja kami juga tidak ada yang ke Cina," ungkap Lucy. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved