Moskow Sangkal Tuduhan Turki, Operasi Militer ke Idlib untuk Basmi Teroris

Moskow Sangkal Tuduhan Turki, Operasi Militer ke Idlib untuk Basmi Teroris

Penulis: Setya Krisna Sumargo | Editor: Hari Susmayanti
MAXIM SHEMETOV / POOL / AFP
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov. 

Ini kelompok bersenjata yang memiliki koneksi kuat dengan jaringan Al Qaeda. Ada lagi kelompok Free Syrian Army, yang selain dari Turki mendapat dukungan AS, Israel dan sekkutu baratnya.

Masih ada lagi kelompok besar Jaish al-Islam, yang juga dekat dengan Turki dan sponsor dari negara-negara Arab.

Di Idlib yang langsung berbatasan dengan Turki, juga terdapat kantong permukiman etnis Uyghur, yang membentuk pasukan sendiri.

Mereka mengibarkan bendera Turkestan Timur, dan mendapat sokongan kuat dari Turki. Jumlah warga Uyghur di Idlib diperkirakan mencapai 18 ribu orang.

Tak hanya petempur, mereka membentuk kelompok masyarakat bersama keluarga dan anak-anaknya yang meninggalkan Xinjiang, masuk Suriah, bertahun lalu.(Tribunjogja.com/AMN/xna)  

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved