Peluncuran Angkutan Antarmoda Damri

Disubsidi Selama Setahun, Layanan Antarmoda YIA Dikenakan Tarif Rp 25 Ribu

Dirjen Perhubungan Darat RI bekerjasama dengan Perum DAMRI resmi meluncurkan Layanan Angkutan Antarmoda YIA pada Kamis (30/01/2020).

Disubsidi Selama Setahun, Layanan Antarmoda YIA Dikenakan Tarif Rp 25 Ribu
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Dirjen Perhubungan Darat RI Budi Setiyadi (seragam putih) usai peluncuran Layanan Angkutan Antarmoda YIA di SCH, Kamis (30/01/2020) 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Dirjen Perhubungan Darat RI bekerjasama dengan Perum DAMRI resmi meluncurkan Layanan Angkutan Antarmoda YIA pada Kamis (30/01/2020).

Dirjen Perhubungan Darat RI Budi Setiyadi mengatakan peluncuran saat ini masih bersifat soft launching.

"Layanan ini resmi aktif pada pertengahan Februari mendatang, melayani 2 rute dari Sleman dan 3 rute dari Candi Borobudur," ujar Budi di Sleman City Hall (SCH).

Menurut Budi, rute menuju Borobudur merupakan bagian dari program pemerintah RI sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN). Termasuk DIY sebagai salah satu destinasi wisata di Indonesia.

Dirjen Perhubungan Luncurkan Layanan Angkutan Antarmoda Menuju YIA

SCH sendiri menjadi salah satu titik awal rute pertama menuju YIA, di mana akan melewati Komplek Pemkab Sleman dan Terminal Jombor.

Sebaliknya, dari YIA kendaraan akan melewati Ambarketawang, Wirobrajan, Universitas Gadjah Mada, dan berakhir di Jalan Affandi atau Gejayan.

Sementara Dirut Perum DAMRI Setia Miletia Moemin menjelaskan operasional kendaraan akan disubsidi oleh pemerintah pusat selama setahun. Total biaya subsidi yang diberikan sebesar Rp 9 miliar.

"Karena disubsidi tarifnya dikenakan sebesar Rp 25 ribu per orang untuk satu perjalanan. Sedangkan untuk tarif normalnya sebesar Rp 70 ribu," jelas Setia.

Vegetasi Alami Jadi Pilihan untuk Mengurangi Risiko Bencana Alam di Bandara YIA

Budi mengatakan nantinya waktu operasional angkutan antarmoda tersebut akan dimulai dari pukul 03.00 WIB dini hari dan berakhir pukul 21.00 WIB.

11 kendaraan jenis minibus pun akan disiapkan untuk melayani rute-rute tersebut. Kendaraan itu mampu mengangkut 10 hingga 16 penumpang.

"Kami juga pastikan jarak tunggu antar kendaraan di kisaran 20-30 menit saja," kata Budi.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved