ADVERTORIAL
Meriahnya Sleman Imlek Festival di Sleman City Hall
Sleman Imlek Festival 2020 ini masuk dalam tema bulan Januari yaitu "The Golden January, Year of Rat".
Penulis: Amalia Nurul F | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Sleman City Hall menggelar Sleman Imlek Festival yang dibuka pada Minggu (26/1/2020) oleh Bupati Sleman Sri Purnomo dan Soekeno selaku Direktur Utama PT Garuda Mitra Sejati.
Sleman Imlek Festival 2020 ini masuk dalam tema bulan Januari yaitu "The Golden January, Year of Rat".
Rangkaian acara Sleman Imlek Festival ini dimulai sejak 25 Januari hingga 2 Februari untuk menghibur para pengunjung dengan banyak pertunjukkan serta hadiah lainnya.
Dalam sambutannya, Soekeno mengatakan bahwa Sleman Imlek Festival ini merupakan satu-satunya festival yang ada di Sleman, selain yang ada di Kampung Ketandan di Kota Yogyakarta.
• Imlek Jadi Momen Budaya Bersama
"Selama ini festival Imlek hanya ada di Yogyakarta yakni di Ketandan. Pak Bupati mengatakan, kenapa di Sleman tidak ada. Itu menjadi tantangan buat kami untuk menyelenggarakan Sleman Imlek Festival ini," ujar Soekeno dalam sambutannya.
Lanjutnya, acara ini menjadi suatu tambahan khasanah budaya di Sleman.
Selain itu menurutnya Imlek ini bukan acara keagamaan dan bukan acara rohani.
"Imlek kita adakan ini acara kesenian, kebudayaan, dengan akulturasi budaya ini kita berikan warna baru. Mudah-mudahan yang disajikan menjadi tontonan menarik, ada barongsai tonggak, yang bisa jadi daya tarik untuk acara ini," ungkapnya.
Ia pun berharap acara ini dapat rutin digelar tiap tahun di Sleman City Hall.
"Saya lihat tamunya juga makin banyak. Kalau bisa kunjungan tamu lebih banyak. Ini sudah naik kurang lebih 50%. Tandanya orang berarti ingin melihat sesuatu yang baru. Harapan kami juga acara ini jadi pemersatu bangsa, budaya pemersatu bangsa, tidak ada sekatnya," ujarnya.
• 5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi
Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo dalam sambutannya juga menuturkan agar acara budaya ini dapat menjadi pemersatu. Ia juga berharap, di momen tahun baru Imlek segala sesuatunya semakin kondusif.
"Semoga suasana Indonesia semakin kondusif. Di Sleman, Imlek bisa menjadi perayaan bersama. Ini juga menjadi hiburan bagi kita semua. Nuansa budaya sangat kental, budaya sudah saling bisa mengisi mewarnai, Bhineka Tunggal Ika, bisa satu, menjadikan Indonesia makin kuat," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pengunjung dihibur dengan banyak pertunjukkan di Atrium Rama seperti penampilan Oriental Dance, pertunjukan Barongsai Tonggak, Flashmob dari sanggar Kharisma Dance, Pertunjukkan Wushu, dan lainnya.
Pertunjukkan Wushu ini akan dilombakan dalam acara Sleman City Hall Wushu Championship pada saat penutupan Sleman Imlek Festival 2020 pada 2 Februari yang akan memperebutkan piala Sleman City Hall.
Opening Ceremony Sleman Imlek Festival 2020 kali ini juga bersamaan dengan pengundian Shopping Festival periode kedua.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/meriahnya-sleman-imlek-festival-di-sleman-city-hall.jpg)