Kriminalitas

Polres Sleman Ungkap Jaringan Pengedar Psikotropika

Satuan Reserse Narkoba Polres Sleman ungkap jaringan pengedar psikotropika di awal Januari 2020 ini.

Polres Sleman Ungkap Jaringan Pengedar Psikotropika
TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Polres Sleman tangkap delapan tersangka jaringan pengedar pil koplo. 

TRIBUNJOGJA.COM - Satuan Reserse Narkoba Polres Sleman ungkap jaringan pengedar psikotropika di awal Januari 2020 ini.

Selama tiga hari mulai 6-8 Januari 2020, polisi menangkap delapan orang tersangka.

Kasat Reserse Narkoba Polres Sleman, AKP Andhyka Doni Hendrawan saat konferensi pers Rabu (22/1/2020) mengatakan bahwa berdasarkan laporan masyarakat, pihaknya memantau pergerakan para pengedar ini.

Modus Baru Peredaran Psikotropika, Pelaku Dapatkan Alprazolam dari Pasien

Setidaknya selama satu bulan polisi sudah mengincar para pengedar ini.

Dan pada 6 Januari, polisi meringkus RS (25) warga Imogiri Bantul di wilayah Kotagede, Yogyakarta.

Dari tangan tersangka petugas mengamankan tiga jenis psikotropika yakni trihexyphenidyl, alprazolam dan camlet.

Penyelidikan kemudian dikembangkan dan menangkap tujuh tersangka lainnya yakni RIS (22), NR (24) dan IC (25) di Sanden Bantul, kemudian MI (19), AJ (26) dan RD (25) ditangkap di Triharjo, Sleman dan terakhir AY (18) diamankan di Dukuh Sleman.

Asyiknya Menjelajah Eropa di Agrowisata Bhumi Merapi Kaliurang

"Dari delapan tersangka ini kami mengamankan 6.850 trihexyphenidyl, 157 camlet dan 42 butir alprazolam. Sehingga total yang kami amankan 7.059 butir," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan, barang itu dipesan oleh RS secara online.

Ribuan pil tersebut dikirim melalui jasa ekspedisi.

Halaman
12
Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved