Kota Yogyakarta

Ketua PN Yogyakarta : Perlu Ada Kajian Mendalam Soal Klitih

Dari 1.459 perkara, sebanyak 439 perkara merupakan perkara pidana, termasuk diantaranya tindak pidana umum, tindak pidana korupsi, tindak pidana anak,

Ketua PN Yogyakarta : Perlu Ada Kajian Mendalam Soal Klitih
Tribun Jogja/ Kurniatul Hidayah
Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta, Budi Prasetyo saat menandatangani komitmen pencanangan zona integritas, di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Selasa (5/3/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pengadilan Negeri Yogyakarta telah menyelesaikan 1459 perkara selama tahun 2019.

Ketua Pengadilan Negeri Yogyakarta, Budi Prasetyo mengungkapkan, perkara yang telah diselesaikan baik perkara pidana maupun perdata.

Dari 1.459 perkara, sebanyak 439 perkara merupakan perkara pidana, termasuk diantaranya tindak pidana umum, tindak pidana korupsi, tindak pidana anak, hingga tindak pidana ringan.

Sementara perkara perdata, Pengadilan Negeri Yogyakarta telah menyelesaikan 509 perkara, meliputi perkara gugatan biasa hingga perkara PHI.

PN Yogyakarta Tangani 10 Pidana Anak Selama 2019

"Pada tahun 2019, Pengadilan NegeriYogyakarta telah menyelesaikan 1.459 perkara. Dari penegakan tindak pidana, hakim dapat menambah kas negara sebesar Rp3.052.918. Belum termasuk perkara pelanggaran lalu lintas, tahun 2019 ada 310.285 perkara,"katanya dalam acara penyampaian Laporan Kegiatan Pengadilan Negeri Yogyakarta tahun 2019 di PN Yogyakarta, Rabu (22/01/2020).

Pada kesempatan tersebut, Budi juga menyoroti perkara pidana anak.

Pada tahun 2017 sebanyak 25 perkara, dimana 13 diantaranya adalah kekerasan.

Tahun 2018 sebanyak 23 perakara, 15 diantranya merupakan kekerasan.

Dan pada tahun 2019 sebanyak 14 perkara, 8 diantaranya kekerasan.

Halaman
12
Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved