Jawa

Tawon Vespa di Klaten Kembali Memakan Korban Jiwa di Awal 2020

"Korban sempat lari minta tolong tetangga. Dan ketika dicek ternyata terdapat banyak sengatan di tubuhnya, sehingga korban dibawa ke klinik," lanjut K

Tawon Vespa di Klaten Kembali Memakan Korban Jiwa di Awal 2020
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Tawon Vespa Affinis 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Tawon Vespa Affinis masih menjadi momok warga Klaten.

Srihono (71) warga Dusun Turen, Desa Tlobong, Kecamatan Delanggu, Klaten menjadi korban tewas pertama yang dilaporkan di tahun 2020. Korban diserang saat mencari kayu bakar di samping rumahnya.

Koordinator relawan penanganan tawon Damai Modal Mikir (Damkir) Kabupaten Klaten, Tara Kus Setiawan, memaparkan korban diserang tawon saat mencari kayu menarik bambu dan tidak tahu jika ada sarang tawon.

Menurut Kus, awalnya korban pada Sabtu (18/1/2020) siang mencari kayu bakar di dekat rumahnya.

Korban yang tidak sadar jika ada sarang tawon vespa di bambu kering tersebut tiba-tiba diserang rarusan tawon.

Gandeng Relawan, Polsek Bayat Operasi Tangkap Tawon Vespa di Sekolahan

"Korban sempat lari minta tolong tetangga. Dan ketika dicek ternyata terdapat banyak sengatan di tubuhnya, sehingga korban dibawa ke klinik," lanjut Kus.

Namun dikarenakan Srihono tidak mengalami muntah atau alergi lainnya, sehingga diperbolehkan pulang dan hanya dirawat jalan.

Tak diduga, Minggu (19/1/2020) sore korban muntah-muntah, sehingga dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Delanggu, namun nyawanya sudah tidak tertolong lagi.

"Dengan adanya laporan korban meninggal, masyarakat menghubungi tim relawan untuk pemusnahan. Pada saat kami cek lokasi, sarang tawon memang besar dan betada di posisi rendah," ungkapnya.

BPBD Bantul Tangani 20 Sarang Tawon Vespa dan 4 Ular Kobra Sepanjang Tahun 2109

Sarang tawon, ungkap Kus, berada di pohon bambu kering tinggi sekitar 0.5 meter dari tanah.

Dengan posisi sarang semacam itu sarang tawon bisa saja bergetar terkena goncangan saat menarik bambu.

"Keberadaan sarang tawon itu memang membahayakan. Menurut warga yang menolong, korban bahwa sempat lari dan dikejar sampai radius 100 meter," imbuhnya.

Selain tim Damkir, tim dari markas pemadam kebakaran Pemkab Klaten juga datang.

Bersama-sama, sarang dimusnahkan dengan cara disemprot bahan bakar minyak terlebih dulu sebelum dibakar.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Victor Mahrizal
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved