Bocah Hanyut di Kulon Progo

Pencarian Remaja Hanyut di Sungai Progo Dilanjutkan Besok

Upaya pencarian tim SAR gabungan terhadap korban hanyut di Sungai Progo sejak Selasa (21/1/2020) pagi belum membuahkan hasil.

Penulis: Sigit Widya | Editor: Gaya Lufityanti
Dokumentasi Basarnas Yogyakarta
Tim gabungan berupaya mengevakuasi korban hanyut di Sungai Progo, Senin (20/1/2020). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Sigit Widya

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Upaya pencarian tim SAR gabungan terhadap korban hanyut di Sungai Progo atas nama Hendi Aris Sunandar sejak Selasa (21/1/2020) pagi belum membuahkan hasil.

Warga Bantar Kulon, Banguncipto, Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, berusia 15 tahun itu terseret arus Sungai Progo saat akan pulang memancing, Senin (20/1/2020) malam, pukul 23.00.

"Sampai Selasa, pukul 15.53, pencarian masih nihil. Kami akhirnya memutuskan untuk menghentikan penyisiran pada hari ini," kata Humas Kantor Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, Selasa sore.

Ia mengatakan, pencarian terhadap korban bakal dilanjutkan pada Rabu (22/1/2020) pagi.

BREAKING NEWS : Seorang Remaja Hanyut di Sungai Progo

Ia berharap, besok tim SAR gabungan berhasil menemukan korban.

"Kami menghentikan penyisiran karena di Kabupaten Magelang turun hujan deras. Sungai Progo berpotensi banjir sehingga menghambat upaya pencarian," imbuh Eri.

Pencarian korban dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri atas Kantor Basarnas Yogyakarta, Polsek Sentolo, Koramil Sentolo, PMI Kabupaten Kulon Progo, SAR DIY, Sar Linmas DIY, Sar Semesta, dan masyarakat sekitar.

Kejadian bermula ketika Hendi dan tiga temannya mencari ikan pada Senin malam, pukul 22.00.

Selang 15 menit, mereka nekat turun ke bawah padahal arus cukup deras.

Tiba-tiba, korban terpeleset.

Teman-temannya spontan berupaya menolong.

Seorang teman mengikat korban menggunakan tali wadah ikan dan ditahan dengan tangan.

5 Tahap Mudah Tutorial Skincare Morning Routine, Jaga Kulit Wajah Agar Sehat Sedari Pagi

"Sayang, teman korban melepaskan tali karena tak lagi kuat menahannya," kata Eri.

Petugas piket Kantor Basarnas Yogyakarta menerima informasi mengenai kejadian itu dari anggota PMI Kabupaten Kulon Progo.

Halaman
12
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved