Yogyakarta

Bareng Selasa Wage, PBTY 2020 Dilaunching

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2020 resmi dilaunching bertepatan pada pelaksanaan Selasa Wagen atau uji coba Malioboro bebas kendaraan, 14 J

Bareng Selasa Wage, PBTY 2020 Dilaunching
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Penampilan Barongsai saat launching Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2020 di Gapura Kampung Ketandan, Malioboro, Kota Yogyakarta, Selasa (14/1/2020). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2020 resmi dilaunching bertepatan pada pelaksanaan Selasa Wagen atau uji coba Malioboro bebas kendaraan, 14 Januari 2020.

Dalam launching tersebut, naga dan barongsai dari tiga Paguyuban Budaya Tionghoa ditampilkan kepada publik tepat di bawah Gapura Ketandan, Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta.

"Bertepatan selasa wage karena memang sore hari di Malioboro ini ramai orang dan bebas kendaraan, kita harapkan masyarakat mengetahui bahwa pekan budaya akan segera dimulai," papar Ketua Panitia Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) 2020 Tri Kirana Muslidatun kepada media.

Flashmob Golek Menak Meriahkan Selasa Wage di Nol Kilometer

Istri Wali Kota Yogyakarta ini menjelaskan nantinya PBTY 2020 akan diselenggarakan terus menerus mulai 2-8 Februari 2020.

Sejumlah agenda menarik dan khas seperti penyelenggaraan sebelumnya tetap dipertahankan seperti Malioboro Imlek Carnival, Jogja Dragon Festival, Wayang Potehi, Pemilihan Cici Koko Jogja 2020, hingga stand bazar dan kuliner khas Tionghoa juga dipertahankan.

"Yang berbeda tahun ini untuk pameran rumah budaya kita adakan selama tujuh hari dengan tema 'Rumah Kapten Tan Djing Sing' yang menampilkan barang-barang rumah peranakan Tionghoa Indonesia," tambahnya.

Diapresiasi Kemenpar RI, Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Dapat Dorong Pariwisata

Nantinya selama tujuh hari berturut-turut pelaksanaan PBTY 2020, agenda budaya akulturasi Tionghoa dan Indonesia khususnya Yogyakarta akan ditampilkan.

"Yogyakarta adalah mini Indonesia, banyak akulturasi budaya terjadi disini sehingga selalu menarik perkembangannya dan patut kita lestarikan," urainya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved