Royal Ambarrukmo Yogyakarta Sambut 2020 dengan Menangi Ajang Bergengsi ITTA

ITTA bisa dibilang merupakan piala Oscar-nya industri hospitality di Indonesia.

Royal Ambarrukmo Yogyakarta
Royal Ambarrukmo Yogyakarta memenangi ajang bergengsi ITTA 

TRIBUN-JOGJA.com - Royal Ambarrukmo Yogyakarta memenangi ajang bergengsi ITTA (Indonesia Travel & Tourism Awards) untuk ketiga kalinya dalam tiga tahun berturut-turut.

Kategori yang sukses dimenangi adalah Indonesia Leading 5-star Hotel Yogyakarta dan Indonesia Leading Independent Hotel.

Kemenangan tersebut tentu menjadi bentuk nyata konsistensi unggulnya Royal Ambarrukmo di kelasnya.

Pelayanan bintang lima yang menggabungkan keramahtamahan Yogyakarta, profesionalitas internasional, dan fasilitas lengkap berstandar tinggi menjadi alasan terkuat dari Royal Ambarrukmo mendapatkan pengakuan dari ITTA.

Dua tahun belakangan, Royal Ambarrukmo juga mendapat sorotan di kancah nasional karena menjadi juara di ITTA sebagai Indonesia Leading Breakfast Hotel.

Kemenangan itu diraih dengan membawa nama SamaZana Restaurant yang telah mengantongi sertifikasi HACCP dan ISO 22,000.

Seputar ITTA

ITTA bertujuan secara global untuk memberikan apresiasi nyata bagi pelaku dunia pariwisata dan mendorong perkembangannya.

ITTA yang telah terselenggara 10 tahun hingga kini masih menjadi pelopor ajang penghargaan di Indonesia.

Untuk menentukan nominasi piala Oscar-nya industri hospitality Indonesia, ITTA bekerja sama dengan BINUS Business School untuk menyaring nominasi terbaik pada setiap kategorinya.

Para pemenang yang berhak atas apresiasi tertinggi harus melalui beberapa tahap, yaitu online voting di platform Facebook, penjurian Board of Advisor ITTA Foundation, dan validasi dari Binus Business School.

Pada tahun ke-10 kali ini, ITTA mendapat atensi dengan total lebih dari 61.000 pengguna aktif Facebook yang turut berpartisipasi dalam online voting.

Penghargaan ITTA yang sukses dimenangi Royal Ambarrukmo
Penghargaan ITTA yang sukses dimenangi Royal Ambarrukmo (Royal Ambarrukmo Yogyakarta)

Sedangkan dari Board of Advisors-nya meliputi Didien Junaedi (Ketua Umum GIPI), Nunung Rusmiati (Presiden ASITA), Rini Setiowati (Dekan master program BINUS Business School), Roslina (CEO Wedding & Romance Singapore), dan jajaran pengurus Masyarakat Sadar Wisata.

Dalam rangkaian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusbandio mengatakan,

“Tujuan salah satu pariwisata Indonesia sebagai devisa terbesar untuk negara akan disusun dalam Integrated Master Plan,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Whisnutama dalam keterangan tertulis saat  malam penghargaan ITTA 2019/2020.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved