Program ISDP Jadikan “Bikin Bareng” Makin Berkembang dan Tak Lupakan Aktivitas Sosial

Dimulai dari nol, Bikin Bareng kini memiliki omset sebesar Rp 100 juta per bulan.

Program ISDP Jadikan “Bikin Bareng” Makin Berkembang dan Tak Lupakan Aktivitas Sosial
Dok. Bikin Bareng Yogyakarta
Bikin Bareng Yogyakarta 

TRIBUN-JOGJA.com - Berawal dari keinginan untuk mengisi waktu setelah lulus SMA empat tahun silam, Bintang Wijaya berinisiatif untuk menerima job foto, video profil, dan pembuatan website.

Ia dibantu dua teman satu sekolah di SMA N 3 Yogyakarta yaitu Aldera Sasmita dan Azelia Almasafira.

“Dulu terima job untuk sekadar mengisi waktu saja sebelum masuk kuliah. Job tetap ada saat mulai kuliah.” kata Bintang  di Kantor Bikin Bareng di Jalan Demangan Baru No 8A, Catur Tunggal, Depok, Sleman dalam keterangan tertulis.

Ia melanjutkan, mereka pun berpikir untuk melanjutkan kegiatan tersebut. Mereka akhirnya sepakat membuat Bikin Bareng.

Sementara itu ketika Awal kuliah, Bimo Widyatamoko yang dulunya juga satu sekolah dengan Bintang ikut bergabung. Kerja sama terjalin sehingga Bikin Bareng menempati bangunan milik Bimo yang kini dijadikan sebagai kantor.

Namun untuk beberapa waktu, Bikin Bareng hanya menggunakan peralatan fotografi dan videografi milik masing-masing anggota.

Meski dengan peralatan seadanya, Bikin Bareng tetap terus menerima job. Perlahan tapi pasti, Bikin Bareng semakin berkembang.

Jumlah klien justru terus bertambah seiring dengan semakin terjalinnya koneksi Bikin Bareng bersama sejumlah pihak industri kreatif lain di Jogja.

Ikuti program ISDP

Hingga awal 2018, Bintang ikut dalam program Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP).

Halaman
123
Editor: Content Marketing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved