Advertorial

Rektor UNY Sutrisna Wibawa Berikan Bantuan ke Warga Korban Tanah Ambles dan Longsor di Gunungkidul

Ia menuturkan, dirinya prihatin atas kejadian tanah ambles dan longsor yang terjadi di dusun Brongkol, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus.

Rektor UNY Sutrisna Wibawa Berikan Bantuan ke Warga Korban Tanah Ambles dan Longsor di Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto
Rektor UNY Sutrisna Wibawa saat memberikan bantuan sembako di dusun Brongkol, desa Purwodadi Kecamatan Tepus, Sabtu (11/1/2020). 

Laporan Reporter Tribunjogja Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Rektor UNY, Sutrisna Wibawa siap kirimkan mahasiswa untuk KKN di Gunungkidul pada bulan Juni 2020 nanti.

Pernyataan tersebut diungkapkan saat melakukan pemberian bantuan berupa sembako dan bahan-bahan bangunan di lokasi yang terdampak tanah ambles dan longsor yaitu di Dusun Brongkol, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Sabtu (11/1/2020).

"Kami siap untuk mengirim KKN ke Gunungkidul, ini bertujuan untuk akselerasi dusun-dusun yang ada di Gunungkidul," ujarnya.

Video Viral Mahasiswa Menari Kuda Lumping, Rektor UNY : Sepertinya Over Dosis dan Kesurupan Soal UAS

Ia menuturkan, dirinya prihatin atas kejadian tanah ambles dan longsor yang terjadi di dusun Brongkol, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus.

Menurutnya pemberian bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian antar sesama.

"Awalnya saya membaca berita di media-media online dan saya prihatin dengan kejadian, dan saya harus melihat langsung kondisi di lapangan seperti apa," ucapnya.

Kegiatan pada hari Sabtu ini tidak hanya memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana tanah ambles dan longsor tetapi juga sekaligus kunjungan kepada mahasiswa bidik misi di Gunungkidul.

"Kami juga melakukan kunjungan kepada mahasiswa bidik misi, dan juga kami mengunjungi alumni yang sakit di Nglipar. Bahkan alumni yang akan kita kunjungi memiliki IPK 2.8," katanya.

Sementara itu, Kepala Dusun Brongkol Joko Supriyono menuturkan tanah ambles dan longsor terjadi pada Senin dan diperparah dengan hujan lagi sehingga pada hari Selasa tanah longsor dan menutup jalan desa Kenis.

BREAKING NEWS: Longsor dan Tanah yang Merekah Terjadi Dusun Brongkol Gunungkidul

"Tanah yang ambles dan sebagian longsor ini membahayakan masyarakat baik itu warga dusun Brongkol maupun Dusun Kenis karena ini merupakan perbatasan kedua dusun itu," katanya.

Ia mengungkapkan saat ini yang dibutuhkan masyarakat adalah bahan bangunan yaitu adalah batu yang digunakan untuk membuat tanggul.

"Tetapi sudah teratasi karena tadi sudah diberikan bantuan oleh pak rektor. Ini longsor 3 titik yang di belakang itu sampai 15 meter, lalu yang tengah sekitar 8 meter dengan 3 meter," katanya.

Menurutnya kalau tidak ada tindak lanjut dapat membahayakan masyarakat sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) yang berada di bawah lokasi yaitu di dusun Kenis.

"Tanah yang longsor sangat bisa membahayakan masyarakat terutama yang di bawah," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved