Ini Alasan Presiden Jokowi Kunjungi Natuna, Ingin Tunjukan ke Dunia Kedaulatan RI Tak Boleh Ditawar

Ini Alasan Presiden Jokowi Kunjungi Natuna, Ingin Tunjukan ke Dunia Kedaulatan RI Tak Boleh Ditawar

Ini Alasan Presiden Jokowi Kunjungi Natuna, Ingin Tunjukan ke Dunia Kedaulatan RI Tak Boleh Ditawar
PRESIDENTIAL PALACE/Agus Suparto
Presiden Joko Widodo meninjau kawasan perairan Natuna dari atas KRI Imam Bonjol, Kamis (23/6/2016). 

TRIBUNJOGJA.COM - Sekretaris Kabinet Pramono Anung membeberkan alasan Presiden Jokowi meluangkan waktu untuk melakukan kunjungan ke Natuna pada Rabu (8/1/2020) pagi.

Kunjungan ke Kabupaten Natuna ini menurut Pramono merupakan penegasan bahwa kedaulatan Indonesia tidak boleh diganggu pihak manapun, termasuk China.

Presiden Jokowi ke Natuna tak terlepas dari penerobosan yang dilakukan kapal cost guard dan kapal nelayan China.

"Ini menunjukkan bahwa kedaulatan RI itu tidak boleh diganggu dan tidak boleh ditawar menawar. Dan itu merupakan hal prinsip," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/1/2020).

 "Dan Presiden sudah mengatakan dalam sidang kabinet paripurna kemarin untuk urusan Natuna tidak ada tawar menawar," sambungnya.

Pramono pun mengingatkan, Presiden Jokowi juga pada 2016 lalu pernah berkunjung ke Natuna saat insiden penerobosan wilayah terjadi.

Setelah Kirimkan Kapal Perang dan Jet Tempur, Presiden Jokowi Hari Ini Kunjungi Kepulauan Natuna

Jokowi bahkan saat itu melakukan rapat di atas kapal perang RI.

"Ini memberikan sinyal bahwa pemerintah Indonesia, terutama Bapak Presiden dalam persoalan Natuna ini benar benar memberikan attention serius," kata dia.

Meski dalam kunjungan hari ini Jokowi tak lagi berada di atas kapal perang, namun Pramono menilai pesan yang diberikan dari kunjungan ini tetap jelas dan tegas.

"Apa yang ditunjukkan Presiden ini kan menjadi simbol bahwa negara betul-betul hadir dan negara dalam hal ini pemimpin tertinggi kita, terutama pemimpin tertinggi di bidang pertahanan negara itu hadir," ujar Pramono.

Halaman
123
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved