Kota Yogyakarta

Dana Kebencanaan di Kota Yogya masih Minim

Dana kebencanaan yang dianggarkan di Pemkot Yogyakarta dinilai masih minim untuk mengatasi persoalan dan juga penanggulangan bencana di wilayah setemp

Dana Kebencanaan di Kota Yogya masih Minim
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dana kebencanaan yang dianggarkan di Pemkot Yogyakarta dinilai masih minim untuk mengatasi persoalan dan juga penanggulangan bencana di wilayah setempat.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Krisnadi Setyawan menyebut, Pemkot Yogya memang tidak secara khusus menyiapkan dana taktis untuk kebencanaan.

Dana itu biasanya langsung dianggarkan pada sejumlah instansi terkait untuk menangani dampak bencana yang terjadi di wilayah setempat.

Gandeng BPBD Sleman, Basarnas Yogyakarta Bersiaga Hadapi Potensi Bencana Cuaca Ekstrem

"Kalau khusus nggak ada, tapi ada yang di RKAPD tiap instansi kan ada seperti dinas sosial atau BPBD," jelas Krisnadi, Selasa (7/1/2019).

Dia mengatakan, secara teknis dana kebencanaan bisa juga diperoleh dari Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Tahun Berkenaan (SILPA).

Dana yang dianggarkan untuk kebencanaan itu pun disebut dia masih tergolong kecil.

Hal itu diklaim dia akibat dampak yang selama ini terjadi akibat bencana alam di Kota Yogya masih terbilang kecil.

"Kalau sekarang ya kita stand by yang dari OPD dulu itu juga besarannya juga terlalu besar karena masih dicover dinas lainnya," kata dia.

Kepala BPBD Kota Yogya, Hari Wahyudi mengamini bahwa dana kebencanaan di wilayah kota masih tergolong kecil.

Dana itu masuk dalam bidang kedaruratan logistik dan juga rehabilitasi rekontruksi.

Dana Desa Boleh Digunakan untuk Penyelamatan Warga Bagi Desa yang Terkena Bencana

"Sebenarnya kita hanya kecil sekali karena hanya untuk kedaruratan, logistik, makanan, dan juga peralatan," imbuhnya.

Namun demikian dia menyebut, jika sewaktu-waktu kebutuhan itu kurang pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemda dan juga instansi lainnya.

"Kita sifatnya hanya jaga-jaga ya makanya tidak terlalu besar, semuanya langsung kita alihkan dalam bentuk peralatan," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved