Jawa
TIC Borobudur Dihidupkan Kembali dengan Pagelaran Kesenian Tradisional Setahun Penuh
Pagelaran seni rutin ini tak hanya untuk menambah daya tarik wisata saja, tetapi juga sebagai upaya pelestarian kesenian tradisional di Kabupaten Mage
Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K
TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tourist Information Center (TIC) Kabupaten Magelang dihidupkan kembali.
Selama setahun nanti, satu minggu sekali, pertunjukkan kesenian tradisional dari 52 kelompok seni asli Magelang akan ditampilkan.
Pagelaran seni rutin ini tak hanya untuk menambah daya tarik wisata saja, tetapi juga sebagai upaya pelestarian kesenian tradisional di Kabupaten Magelang.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Magelang, Iwan Sutiarso, mengatakan, TIC dihidupkan kembali untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Magelang.
Nanti akan diselenggarakan pertunjukkan kesenian tradisional setiap seminggu sekali, selama setahun.
• 3 Anggota Polres Magelang Dapat Penghargaan Polisi Terfavorit
"Keberadaan TIC dan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan potensi wisata di kabupaten magelang, event pertunjukkan kesenian tradisional setiap seminggu selama 52 kali, setahun. Promosi pariwisata budaya, melestarikan kesenian tradisional, dan menambah lama tinggal wisatawan," tutur Iwan, Minggu (5/1) dalam sambutannya di TIC Borobudur, Kabupaten Magelang.
Iwan mengatakan, pertunjukkan ini sebagai pembinaan terhadap komunitas ekonomi kreatif, sub sektor seni pertunjukkan, dengan begitu sub sektor ini akan terus berkembang.
Pertunjukkan kesenian ditampilkan setiap hari Minggu di TIC. Sehari selama tiga kali, pada pukul 10.00, 13.00, dan 15.00.
"Pertunjukkan ini sebagai pembinaan komunitas ekonomi kreatif sub sektor seni pertunjukkan. Sehingga sub sektor ini akan terus berkembang. Pertunjukkan kesenian ditampilkan setiap hari minggu di TIC. Dalam sehari tiga kali," ujarnya.
Kesenian yang ditampilkan ada berbagai macam. Mulai dari Soreng, Topeng Ireng, Jathilan Kubro, hingga Kuda Lumping.
Pagelaran selama setahun ini akan melibatkan sanggar seni yang ada di Kabupaten Magelang.
Ada 52 sanggar seni yang akan menampilkan kesenian tradisonalnya di TIC.
• Meriahnya Perayaan Tahun Baru 2020 Kota Magelang, Dari Penampilan Pasha Hingga Pesta Kembang Api
"Kita punya tempat ini, tetapi TIC tak dikenal orang. Oleh karena itu, kita ingin memperkenalkan lagi tempat ini. Istilahnya, TIC reborn. Kami berharap ke depan, masyarakat dapat datang dan menikmati pertunjukkan seni di sini," tutur Iwan.
Sementara itu, Wakil Bupati Magelang, Edi Cahyana, menyambut baik dihidupkannya kembali TIC. Untuk itu diperlukan adanya koordinasi lebih lanjut lagi dengan semua pihak di bidang pariwisata, kesenian dan kebudayaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/masyarakat-menyaksikan-kesenian-tradisional-pada-peluncurkan-kalender-wisata.jpg)