Yogyakarta

DPUESDM DIY Targetkan JJLS Tersambung Dua Lajur di 2021

Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUESDM) DIY menyebutkan target penyelesaian jalur jalan lintas Selatan (JJLS) dengan dua lajur d

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Agung Ismiyanto
Sejumlah alat berat tengah digunakan untuk meratakan dan mengepras bukit kapur di proyek pembangunan JJLS ruas Jerukwudel-Baran-Duwet, Girisubo, Gunungkidul, Rabu (27/11/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUESDM) DIY menyebutkan target penyelesaian jalur jalan lintas Selatan (JJLS) dengan dua lajur dengan lebar 7 meter bakal selesai di 2021.

"Kami targetkan tahun 2021, semua jalur sudah tersambung  dua lajur," ujar Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUESDM) DIY, Bambang Sugaib, belum lama ini.

Setelah dua lajur, pihaknya berharap nantinya semua lajur JJLS di DIY bisa empat lajur sehingga bisa mengangkat ekonomi di selatan Jawa, khususnya di DIY.

Satker P2JN Sebut Geolistrik dan Peta Luweng Diperlukan untuk Proyek JJLS

Untuk tahun 2020, pihaknya juga membangun dua jembatan di Bantul yaitu di Kretek serta Srandakan untuk optimalisasi JJLS.

Untuk saat ini, pihaknya pun tengah merampungkan trase Jeruk Wudel- Duwet di perbatasan Gunungkidul Wonogiri.

Jalur jalan dengan panjang 10,6 kilometer tersebut bakal dibuat empat lajur.

Dijelaskannya, saat ini pihaknya juga berusaha menambah perluasan JJLS di ruas yang masih dua lajur.

Bambang Sugaib menambahkan, pembangunan kelok 18 juga mulai akan dikerjakan tahun 2020 ini.

Uji Geolistrik di Kelok 18 dan JJLS Dianggarkan Rp 1,2 Miliar

Kelok 18 ini selain akan menunjang pariwisata di Parangtritis dan sekitarnya,  juga akan menjadi jalan penghubung antara Kabupaten Bantul dan Gunungkidul.

Adapun untuk pembebasan tanah di kawasan ini sudah dilaksanakan pada anggaran tahun 2016 dan telah selesai. 

Pembebasan lahan ini dilaksanakan sepanjang 5,3 kilometer dan direncanakan akan dijadikan kelok 18. (TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved