Yogyakarta

Omzet Kusir Andong Naik Tiga Kali Lipat Selama Libur Natal dan Tahun Baru

Liburan Natal dan Tahun Baru di Yogyakarta membawa rejeki tersendiri bagi para kusir andong di kawasan Malioboro.

Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
istimewa
Liburan Natal dan Tahun Baru di Yogyakarta membawa rejeki tersendiri bagi para kusir andong di kawasan Malioboro. Mereka mengaku mendapatkan omzet tiga lipat dari hari biasanya 

Laporan Reporter Tribun Jogja,  Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM,  YOGYA - Liburan Natal dan Tahun Baru di Yogyakarta membawa rejeki tersendiri bagi para kusir andong di kawasan Malioboro.  

Mereka mengaku mendapatkan omzet tiga lipat dari hari biasanya. 

Yadi,  nampak santai menunggu wisatawan yang akan menggunakan jasa andongnya, Jumat (3/1/2020).

Pria berusia 52 tahun ini mengaku senang dengan liburan panjang Natal dan Tahun Baru ini. 

Mobil Tabrak Andong di Imogiri Timur, Kuda Tersungkur hingga Kakinya Patah 

Selama liburan,  Yadi mengatakan mendapatkan order andong kurang lebih delapan hingga 10 kali dalam sehari.  Jumlah tersebut mencapai tiga sampai empat kali lipat dari hari biasanya. Atau bisa mencapai sekitar Rp 1.500.000 per hari.

"Ada kenaikan sekitar tiga kali lipat terhitung sejak tanggal 22 Desember lalu," ujar Yadi. 

Yadi mengatakan,  meningkatnya omzet tersebut lantaran liburan kali ini cukup panjang.  Yakni,  liburan sekolah ditambah libur Natal dan tahun baru.

"Namun, hari ini sudah biasa lagi, " katanya. 

Menurutnya, tarif andong ini juga mengalami kenaikan dari Rp 100 ribu sekali putaran keliling Malioboro menjadi Rp 150 hingga 200 ribu.

Hal ini juga berlaku bagi wisatawan yang akan berkeliling hingga alun-alun utara dan kawasan kraton. 

Meski menyecap manisnya rupiah pada saat liburan,  Yadi mengaku ada beberapa tantangan.  

Diantaranya, kawasan jalan Malioboro dan siripnya yang macet membuat kudanya harus mengeluarkan tenaga ekstra.

Pebecak dan Kusir Andong Harus Terkover BPJS Ketenagakerjaan

"Itu mengapa tarifnya naik dari hari biasa.  Saya juga memperhatikan kekuatan kuda saya,  jangan sampai malah kecapekan, " urainya. 

Dia juga mengatakan,  tak terlalu memforsir kudanya agar tetap bertenaga. 

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved