DPD Golkar Gunungkidul Incar Kursi Wakil Bupati pada Pilkada 2020
Sudah saatnya Golkar mengambil sikap tidak hanya sebagai penonton saat Pilkada 2020 mendatang.
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo
TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - DPD Partai Golkar Gunungkidul mengincar kursi wakil bupati dalam Pilkada 2020 mendatang.
Hal tersebut diutarakan oleh anggota DPR RI dari fraksi Golkar Gandung, Pardiman, saat kegiatan reses, Jumat (27/12/2019).
Menurutnya, sudah saatnya Golkar mengambil sikap tidak hanya sebagai penonton saat Pilkada 2020 mendatang.
Namun pihaknya menargetkan kursi wakil bupati saat pilkada 2020 mendatang.
"Ini adalah harga mati tidak bisa ditawar lagi, Golkar harus dapat kursi wakil bupati kita sudah ada dua calon kader dari Golkar yang nantinya siap untuk menghadapi Pilkada 2020 mendatang," ujarnya.
Ia mengakui partainya saat ini baru mendapat 5 kursi dan dibutuhkan koalisi untuk dapat mengusung calon bupati atau wakil bupati.
"Saat ini kami sudah melakukan komunikasi dengan partai lainnya tetapi hasil dari koalisi belum bisa kami sampaikan, kami komunikasi dengan PDIP kami juga komunikasi dengan Nasdem," ujarnya.
Ia tidak menutup kemungkinan jika pihaknya akan membangun poros baru koalisi pada pilkada 2020 mendatang.
Namun menurutnya, hal tersebut masih terlalu dini untuk dibicarakan lebih lanjut, pihaknya saat ini lebih berkonsentrasi untuk mempersiapkan mesin partai.
"Kami akan turun ke masyarakat langsung untuk menampung aspirasi sekaligus untuk memanaskan mesin partai kami," imbuhnya.
Saat disinggung mengenai siapa calon wakil bupati yang akan diusung, ia menegaskan sudah ada dua nama keduanya berasal asli kader dari DPD Golkar.
"Ada dua kader yang akan kami siapkan, pertama Giarto, kedua adalah Herry Nugroho, kedua orang tersebut kader terbaik Golkar saat ini," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Giarto mengatakan dirinya siap untuk menjadi calon wakil bupati Gunungkidul pada Pilkada 2020 mendatang.
"Pada prinsipnya kami siap karena kita harus ada loncatan-loncatan karena kita ketinggalan dengan daerah lainnya," katanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/berita-gunungkidul_20180731_185434.jpg)