Jawa

Tahun 2019, 49,7 Juta Wisnus Kunjungi Jawa Tengah, Kunjungan Wisman Menurun

Lonjakan tersebut seperti terjadi di Kota Lama, Semarang. Kemudian, Borobudur, Prambanan dan sekitarnya masih menjadi magnet.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinung Nugroho, saat diwawancarai, Jumat (20/12/2019) di Omah Mbudur, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. 

Lonjakan tersebut seperti terjadi di Kota Lama, Semarang. Kemudian, Borobudur, Prambanan dan sekitarnya masih menjadi magnet.

Keraton Solo, juga mengalami pergerakan ke arah positif.

"Kami yakin masih terdapat waktu satu bulan ini pada Desember 2019, bertepatan dengan Natal dan Tahun Baru, akan ada pergerakan signfikan secara kuantitatif. Untuk wisatawan nusantara saya yakin ada kenaikan 15-20 persen nanti," ujarnya.

Lanjut Sinung, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait turunnya kunjungan wisatawan asing pada tahun 2019 ini.

Kemasan event akan dibuat lebih menarik lagi, bukan hanya segmentasi wisatawan nusantara saja, tetapi juga wisman.

Upaya promosi juga akan digencarkan, bukan hanya ke negara dengan penyumbang wisatawan terbanyak, tetapi juga negara-negara yang segmentasinya masih rendah.

Dengan begitu, mereka akan tertarik berkunjung ke Jawa Tengah.

"Kemarin promosi kita masih pada Asia dan Eropa, memang harus diakui wisatawan manca yang datang kesini dari China, Asia tenggara seperti Malaysia, Thailand. Ada juga Jepang dan Eropa. Maka ada segmentasi yang masih rendah. Nanti promosinya kita balik. Kalau kita promosi justru bukan ke negara dengan wisatawan banyak, justru kita promosi dari negara yang wisatanya masih rendah. Sehingga dampak promosi akan kelihatan," tuturnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved