Pendidikan

Siswi SMA Muhammadiyah 2 Ikuti Program Pertukaran Pelajar ke Jepang

Program ini terwujud atas kerjasama SMA Muha dengan Lembaga Japanese Course Yogyakarta dan Tsukuba Gakuin University Japan.

Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Gaya Lufityanti
istimewa
Devinna Safitri Nilam dan Jauza Fatiha Rheina Al Fitra saat mengikuti program pertukaran pelajar Japan Short Course 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dua siswi SMA Muhammadiyah 2 (Muha) Yogyakarta mengikuti program pertukaran pelajar Japan Short Course.

Program ini terwujud atas kerjasama SMA Muha dengan Lembaga Japanese Course Yogyakarta dan Tsukuba Gakuin University Japan.

Dua siswi yang mengikuti program ini yakni Devinna Safitri Nilam dan Jauza Fatiha Rheina Al Fitra.

Selama 11 hari, Devinna dan Jauza belajar tentang bahasa, etika dan budaya Jepang.

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Tumbuhkan Budaya Gemar Meneliti Melalui Field Trip

Selain itu, mereka juga berkunjung ke beberapa universitas maupun destinasi wisata.

Jauza mengatakan, alasan dirinya tertarik mengikuti program pertukaran pelajar tersebut karena menurut dia sistem pendidikan yang ada di Jepang bagus.

Sebelum mengikuti program tersebut, mereka telah mengikuti kursus bahasa Jepang selama satu bulan.

"Di sana kami belajar tulisan dan bahasa Jepang. Jadi program ini memang fokus belajar bahasa dan budaya Jepang. Kami tinggal di rumah orang Jepang selama dua hari dan kami belajar kebiasaan dan budayanya seperti apa," ujarnya Jumat (20/12/2019).

Tutorial Super Mudah Menghilangkan Kantong Mata

Mereka juga mengunjungi Tsukuba Gakuin University.

Di sana mereka belajar cara membuat kartu pos.

"Setiap 1 Januari itu hari raya besarnya orang Jepang. Pada hari itu orang Jepang mengantarkan surat dari rumah ke rumah," kata dia

Selain belajar budaya Jepang, mereka juga memperkenalkan budaya Indonesia dengan menampilkan Tari Merak ketika berkunjung ke Meikei Gakuen School dan Rantan Festival.

Devinna mengatakan, tampil di Rantan Festival menjadi pengalaman tak terlupakan bagi mereka.

SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta Berkomitmen Tingkatkan Kecerdasan Siswa Melalui Berbagai Kompetisi

Sebab hal itu, kata dia, merupak pengalaman kali pertama bagi mereka menari dengan suhu 7 derajat celsius.

"Pertama kali tampil nari dalam suhu 7 derajat celsius, sampai tangannya sempat kaku. Tapi Alhamdulillah banyak sekali penonton yang mengapresiasi penampilan kami," ucapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved