Breaking News:

Sleman

Jamin Hak Pilih Warga, KPU Sleman Koordinasi Dengan Disdukcapil

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman memastikan hak pilih warga bisa dimanfaatkan pada Pilkada 2020 mendatang.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Ari Nugroho
Tribun Jopgja/Alexander Ermando
Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman memastikan hak pilih warga bisa dimanfaatkan pada Pilkada 2020 mendatang.

Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Sleman.

"Kami mendorong agar warga melakukan perekaman data e-KTP di Disdukcapil Sleman, terutama bagi yang berusia 17 tahun terhitung pada 23 September 2020," kata Trapsi di kantor KPU Sleman, Senin (16/12/2019).

Verifikasi Dukungan Paslon Perseorangan, KPU Sleman Akan Kroscek hingga Rumah Warga

Tanggal tersebut merupakan hari di mana pencoblosan Pilkada 2020 dilakukan.

Jika warga tidak memiliki e-KTP atau Surat Keterangan Pencatatan Sipil (Suket), secara otomatis hak pilihnya tidak bisa digunakan.

Selain berkoordinasi dengan Disdukcapil, KPU Sleman juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan hingga Kementerian Agama Kanwil Sleman yang menaungi sekolah tingkat SMA/SMK sederajat.

Trapsi menjelaskan pihaknya ingin para pemilih pemula juga dipastikan bisa menggunakan hak pilihnya pada Pilkada mendatang.

KPU Sleman Mulai Sosialisasikan Penetapan Calon Independen Pilkada 2020

"Kami upayakan juga agar perekaman data bisa dilakukan langsung di sekolah-sekolah, sehingga lebih memudahkan pelajar yang sudah berusia 17 tahun," jelasnya.

Penggunaan e-KTP dan Suket tidak hanya terkait dengan penggunaan hak pilih warga, tetapi juga diperlukan sebagai bukti dukungan untuk pasangan calon (paslon) perseorangan atau independen.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sleman Noor Aan Muhlishoh mengatakan paslon independen diwajibkan untuk mengumpulkan bukti dukungan sebanyak minimal 58,096 warga tersebar di 9 kecamatan.

"Bukti diserahkan dalam bentuk fotokopi e-KTP serta tanda tangan warga," jelas Aan beberapa waktu lalu.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved