Sleman

Hati-hati Serangan Tawon Vespa

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman beberapa waktu belakangan disibukan dengan laporan adanya sarang lebah Vespa affinis.

Tayang:
Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Tawon Vespa Affinis 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman beberapa waktu belakangan disibukan dengan laporan adanya sarang lebah Vespa affinis.

Masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati terlebih saat musim hujan dapat mengakibatkan rapuhnya sarang binatang tersebut.

Dalam beberapa waktu terakhir, sudah banyak laporan dari warga terkait sarang lebah yang ada di lingkungan mereka.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan belum lama ini setelah mengevakuasi pohon tumbang, pihaknya juga melakukan penanganan sarang lebah vespa, di Sariharjo, Ngaglik.

Ia pun mengimbau agar masyarakat melapor jika mendapati ada sarang lebah di lingkungannya.

Pihaknya bekerjasama dengan pemadam kebakaran akan datang untuk melakukan penanganan.

Pengakuan Korban Selamat Serangan Tawon Ndas Soal Kondisi Tubuhnya Seusai Dikeroyok Tawon

"Petugas Damkar punya alat pelindung diri. Kalau hanya jaket biasa, tembus (sengatan tawon)," ujarnya.

Pun jika akan melakukan penanganan sendiri, masyarakat juga harus hati-hati.

Langkah yang bisa dilakukan adalah dengan menutup lubang di sarang tawon menggunakan kapas yang telah dibasahi bensin.

Selang 10 menit, lebah dewasa akan pingsan dan sarang baru dapat diambil.

Dan jika hendak memusnahkan sendiri, warga diimbau untuk melengkapi diri dengan alat pelindung seperti jaket, kaos tangan, sepatu, dan helm.

Sementara staf Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Tri Tukijo, mengatakan setiap bulannya laporan gangguan sarang tawon yang diterima BPBD Sleman bisa mencapai 5-10 kasus.

"Laporan yang masuk dari masyarakat kebanyakan adalah sarang tawon Vespa affinis," ujarnya.

Pemkab Klaten Bantu Warga Korban Serangan Tawon Vespa

Ia pun menjelaskan bahwa lebih ini mudah dikenali oleh masyarakat, karena lebah jenis ini memiliki lingkar kuning di bagian perutnya.

Masyarakat pun diimbau untuk berhati-hati apabila melihat lebih ini.

Lebah jenis ini cukup berbahaya bahkan sengatannya bisa mengakibatkan kematian.

Jika merasa terganggu, tawon vespa akan menyerang secara bergerombol.

Manusia yang berada di radius 50 meter dari sarangnya juga bisa menjadi sasaran serangan.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved