Jawa
Pemkab Klaten Bantu Warga Korban Serangan Tawon Vespa
Kepala Dinas Kesehatan Klaten Cahyono Widodo mengatakan Pemkab Klaten akan membantu korban sengatan tawon vespa yang kesulitan biaya pengobatan.
Penulis: Victor Mahrizal | Editor: Ari Nugroho
Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal
TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Banyaknya korban serangan Tawon Vespa Affinis di wilayah Kabupaten Klaten, mengundang perhatian Pemkab Klaten untuk ikut meringankan korban dengan bantuan biaya pengobatan.
Kepala Dinas Kesehatan Klaten Cahyono Widodo mengatakan Pemkab Klaten akan membantu korban sengatan tawon vespa yang kesulitan biaya pengobatan.
"Pemkab Klaten akan bantu biaya pengobatan korban sengatan tawon ndas untuk warga tidak mampu yang tidak memiliki BPJS," kata Cahyono Widodo, Selasa (26/11/2019).
• Soal Tawon Vespa, Pemkab Bantul Sudah Punya Langkah Penanggulangan
Untuk warga yang sudah memiliki BPJS, diimbau untuk mempergunakan sebagaimana mestinya, karena sudah ada keringanan biaya pengobatan dari premi BPJS sudah dibayarkan peserta sehingga sudah tidak perlu mendapatkan bantuan tambahan dari Pemkab Klaten.
Dana bantuan yang digunakan untuk pembiayaan sengatan tawon akan diambilkan dari pos pembiayaan kejadian luar biasa.
Pos pembiayaan itu selama ini untuk menangani pengemis, gelandangan, dan orang tidak dikenal (PGOT).
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Klaten Anggit Budiarto mengatakan anggaran pos penangan kejadian luar biasa besarnya sekitar Rp 200 juta yang dianggarkan setiap tahun.
Selain itu, menyadari serangan Tawon Vespa ini masih terus berlanjut, Pemkab Klaten menggelar sosialisasi, penanganan dan pencegahan koloni tawon vespa di Gedung RSPD Sunan Pandanaran Klaten, Jumat (22/11/2019) lalu mengundang sejumlah pihak, yakni dari kepolisian, camat, danramil, rumah sakit hingga perangkat desa.
• Sarang Tawon Berukuran Besar Ditemukan di Ngawen, Warga Tidak Berani Membersihkan
Pemkab Klaten mencatat tahun ini ada 242 kasus serangan Tawon Vespa ke manusia, bahkan dua korban meninggal dunia, terjadi pada bulan November 2019.
Teror Tawon Vespa di Kabupaten Klaten ini ternyata masalah klasik yang terjadi tiap tahun.
Dalam rentang 4 tahun terkahir dari 2016 hingga akhir 2019, kasus sengatan tawon berjenis Vespa Affinis ke manusia mencapai 667 kasus dengan 10 korban meninggal dunia.
Serangan Tawon Vespa pertama kali dilaporkan pada tahun 2016 sebanyak 1 kasus serangan.
Pada tahun 2017 jumlah serangan melonjak menjadi 217 kasus.
Pada tahun 2018 teror Tawon Vespa semakin mengerikan menjadi 207 kasus dengan korban meninggal mencapai 7 orang.