Saat Kepala Dusun di Gunungkidul Doakan Kapolda DIY Jadi Kapolri, Begini Reaksi Irjen Ahmad Dofiri
Saat meresmikan masjid Ar-Razaaq di dusun setempat, Kapolda DIY mendapat doa dari warga agar bisa menjadi Kapolri.
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Muhammad Fatoni
Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo
TRIBUNJOGJA.COM,GUNUNGKIDUL - Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri, mendapat 'kejutan' saat meresmikan masjid di Kecamatan Karangmojo, Gunungkidul, Jumat (13/12/2019).
Kejutan tersebut yakni berupa doa dari warga, yang diwakili oleh kepala dusun Gunungbang, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Rismanta.
Saat meresmikan masjid Ar-Razaaq di dusun setempat, Kapolda DIY mendapat doa dari warga agar bisa menjadi Kapolri.
"Kami mendoakan Bapak Kapolda bisa menjadi Kapolri," katanya, saat memberikan sambutan pada kegiatan peresmian masjid tersebut.
• Kapolda DIY Irjen Ahmad Dofiri Jamin Keamanan Libur Natal dan Tahun Baru 2020
• Kapolda DIY Berhasil Taklukkan Tanjakan Panggang
Ia pun meyakini bahwa Irjen Ahmad Dofiri tidak akan lama berada di lokasi tugas yang baru.
Rismantara pun mendoakan dan yakin bahwa Irjen Ahmad Dofiri akan segera diangkat ke jabatan yang lebih tinggi.
Mendengar sambutan dan doa tersebut, Ahmad Dofiri pun menanggapinya dengan santai.
Bahkan menurutnya, kepala dusun Rismanta hanya salah ucap, dan tidak bermaksud untuk serius.
"Dalam posisi apapun harus memberikan sumbangsih, karena prinsip hidup saya adalah sebaik-baiknya umat adalah yang bermanfaat bagi orang lain, itu yang paling penting, apa artinya pangkat dan jabatan," ucapnya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat sekitar, agar masjid yang telah dibangun dapat dirawat dan juga dimakmurkan di kemudian hari.
"Masjid ini adalah inisiasi dari Bripka Ali dan masyarakat sekitar, Alhamdulillah karena ini kebutuhan masyarakat bukan hanya saat membangun semangatnya tetapi juga memakmurkannya," katanya.

Ia mengatakan Bripka Ali bisa menjadi contoh bagi masyarakat, karena Bripka Ali memiliki anak asuh yang cukup banyak dan setiap jumat berkeliling ke daerah-daerah membantu siapa yang membutuhkan.
"Mungkin pangkat saya jendral, tetapi mungkin saya tidak se-istiqamah Bripka Ali, yang selalu berkeliling tidak di kota tetapi di pelosok-pelosok," ucapnya. (*)