Kota Yogyakarta

Wawali Minta Program 'Pantib for School' Lebih Konkret

Upaya itu dilakukan guna mengatasi peristiwa klitih yang kerap muncul kembali beberapa waktu belakangan. Bahkan, pelaku berasal dari kalangan pelajar.

Wawali Minta Program 'Pantib for School' Lebih Konkret
TRIBUNJOGJA.COM / Yosef Leon Pinsker
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengklaim akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah program yang telah dilakukan pihaknya yang berusaha untuk menekan terjadinya peristiwa klitih di wilayah setempat.

Upaya itu dilakukan guna mengatasi peristiwa klitih yang kerap muncul kembali beberapa waktu belakangan.

Bahkan, pelaku berasal dari kalangan pelajar.

"Meskipun kita sudah melakukan berbagai hal tapi masih ada lagi yang muncul. Mesti ada sesuatu yang mesti kita perkuat lagi," kata Heroe, Selasa (3/11/2019).

Kondisi Terkini Awan Korban Klitih di Jalan Kenari yang Sempat Kesulitan Biaya

Dia menjelaskan, salah satu program yang akan dievaluasi adalah program Pantib for School yang sebelumnya bertujuan untuk menekan angka kenakalan remaja di sejumlah sekolah.

Heroe mengakui bahwa program itu masih menyasar beberapa sekolah dan diharapkan gerakan itu bisa lebih konkret dan melingkupi lebih banyak sekolah.

"Beberapa waktu lalu kan sudah tidak ada kasus lagi. Nah ini muncul kembali. Kita akan lihat motifnya apa. Kita kan belum tahu yang baru ini motivasinya apa, apa sama dengan yang lama atau baru. Kalau baru berarti kita mesti keluarkan kebijakan baru," ujarnya.

Dia juga meminta pihak sekolah baik itu kepala sekolah, para guru untuk lebih peka memperhatikan para siswa di lingkungan sekolah dan juga di lingkungan sekitar.

6 Sekolah di Yogya Jadi Pilot Project Pantib For School

Peran serta lingkungan sekolah dalam memperhatikan indikasi kenakalan pada siswa dianggap Heroe akan mampu mencegah kenakalan remaja timbul kembali.

"Termasuk geng, kelompok yang sering kumpul tidak jelas itu harus mendapat perhatian yang lebih," tambah dia.

Tidak hanya itu, Heroe pun meminta keterlibatan dari orang tua untuk ikut memantau kondisi anak dan juga kelakuan mereka dalam lingkungan permainan.

Termasuk saat berkeliaran pada malam hari, dengan demikian kepedulian dan juga kemanan anak dapat terjaga dari hal-hal yang negatif. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Yosef Leon Pinsker
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved