Yogyakarta

Belasan Difabel Ikuti Dive with Deaf

Untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional, Diveable bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DIY dan ASITA Jogja menggelar acara Dive with Deaf.

Belasan Difabel Ikuti Dive with Deaf
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Sebanyak 13 penyandang disabilitas belajar menyelam dalam acara Dive with Deaf yang diselenggarakan oleh Diveable bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DIY dan ASITA Jogja di Hotel Tentrem, Minggu (01/12/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Untuk memperingati Hari Disabilitas Internasional, Diveable bekerjasama dengan Dinas Pariwisata DIY dan ASITA Jogja menggelar acara Dive with Deaf.

Dive with Deaf adalah kegiatan menyelam untuk para difabel.

Tujuan acara tersebut adalah untuk mengampanyekan pariwisata tanpa batas.

Founder Diveable, Meyra Marianti mengatakan olahraga menyelam terbilang ekstrim, namun demikian pihaknya telah menyiapkan pendamping dari instruktur profesional.

Difabel Tuna Netra Asal Gunungkidul Ingin Buktikan Diri Mampu Bersaing di Kompetisi Dangdut

Dive with Deaf diikuti oleh 13 peserta, 12 peserta tuli dan satu cereberal palsy.

"Kegiatan ini akan jadi pengalaman bawah air pertama bagi mereka. Memang cukup ekstrim, tetapi sudah ada instruktur profesional yang mendampingi. Instruktur juga akan menggunakan bahasa isyarat dalam memberikan arahan dan instruksi," katanya disela Dive with Deaf di Hotel Tentrem, Minggu (1/12/2018).

Menurut dia, menyelam bisa dilakukan oleh siapa saja, termasuk oleh penyandang disabilitas.

Namun demikian, banyak hal teknis yang perlu dipersiapkan.

Hal itu untuk menjamin keamanan dan keselamatan para peserta.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Ia berharap dengan kegiatan Dive with Deaf dapat memperkenalkan wisata bawah air kepada semua orang, terutama penyandang disabilitas.

Sementara itu, Head Instructor Dive with Deaf, Avandy Djunaidi menambahkan alam selam yang diperlukan harus disesuaikan dengan kondisi setiap penyelam.

Selain itu, instruktur juga harus khusus menangani diving untuk penyandang disabilitas.

Peserta, nantinya juga akan mendapatkan sertifikat try scuba yang berlaku selama enam bulan dari SSI Indonesia. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved