Yogyakarta

PT KAI Tambah Dua Kereta Bandara Sampai Kebumen

Senior Manager Angkutan Penumpang KAI Daop 6, Gotro Nur Riyadi mengatakan per satu Desember ada 10 kereta pulang pergi (PP) atau 20 perjalanan dari Yo

PT KAI Tambah Dua Kereta Bandara Sampai Kebumen
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
tampilan Kereta Bandara di Stasiun Wojo, Purworejo, Jawa Tengah. YIA hanya berjarak sekitar 10 menit dari stasiun ini, dengan menggunakan Shuttle Bus DAMRI 

Laporan Reporter Tribun Jogja Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - PT KAI Daop 6 menambah jumlah perjalanan kereta bandara.

Senior Manager Angkutan Penumpang KAI Daop 6, Gotro Nur Riyadi mengatakan per satu Desember ada 10 kereta pulang pergi (PP) atau 20 perjalanan dari Yogyakarta ke stasiun Wojo.

Tidak hanya sampai stasiun Wojo, PT KAI menambah dua kereta atau empat perjalanan hingga Kebumen.

Kereta Semicepat Jakarta-Surabaya Ditargetkan Rampung 2026

"Totalnya ada 24 perjalanan. Jadi ada dua kereta yang sampai ke Kebumen. Kami juga ingin memfasilitasi penumpang yang dari Kebumen mau ke bandara atau sebaliknya,"katanya, Kamis (28/11/2019).

"Jadi rutenya dari Jogja-Wates-Wojo-Jenar-Kutoarjo, yang dua kereta ke Kebumen,"sambungnya.

Ia melanjutkan kereta bandara bisa melayani dari pagi hingga malam, namun waktu keberangkatan menyesuaikan dengan jadwal maskapai penerbangan.

Terkait dengan okupansi, ia menyebut masih di bawah 10 persen.

Namun demikian, capaian sudah tersebut sudah bagus.

Menurut dia, budaya mengantarkan keluarga masih kental.

Sehingga masyarakat tidak menggunakan kereta bandara.

Hal itu yang menjadi tantangan PT KAI Daop 6 untuk meningkatkan okupansi.

"Ya itu mungkin yang harus diubah. Tentu target kami semua kereta penuh," lanjutnya.

Kereta Bandara Adi Soemarmo-Solo Balapan Beroperasi Akhir Tahun

Terkait dengan ruang tunggu penumpang, ia menilai masih harus melihat kebutuhan penumpang. Namun sejauh ini ruang tunggu kereta bandara masih cukup.

"Tentu harus kita evakuasi dulu. Kalau memang perlu ditambah ya nanti ditambah. Harus kita sesuai juga dengan kebutuhan, karena karakter penumpang stasiun dan bandara beda. Kalau stasiun nggak bisa lama-lama, langsung pergi,"tambahnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved