Bantul
Dewata Daftar Kepala Daerah Lewat Gerindra, Suharsono: Monggo saja . . .
Ketua DPC Gerindra Bantul sekaligus Bupati incumbent dalam Pilkada Bantul, Suharsono, menanggapi santai perihal pendaftaran Dewata Putra sebagai bakal
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ketua DPC Gerindra Bantul sekaligus Bupati incumbent dalam Pilkada Bantul, Suharsono, menanggapi santai perihal pendaftaran Dewata Putra sebagai bakal calon Kepala Daerah Bantul lewat partai Gerindra.
"Monggo saja, silahkan. Pengharapan saya, anak anak Bantul yang ingin memimpin diberi kesempatan. Tapi kalau saya masih diberikan kesempatan, saya akan merampungkan PR saya," kata Suharsono, dengan nada santai, ditemui, Selasa (26/11/2019).
Menurut dia, setiap orang memiliki hak politik sama.
Termasuk Dewata Eka Putra. Sehingga silahkan saja, Suharsono mengaku tidak akan melarang, siapapun, boleh mendaftar sebagai Kepala Daerah melalui partai Gerindra.
• Burung Si Puter Jadi Maskot Pilkada Bantul
"Ya, silahkan, monggo, saya tidak melarang. Siapa saja. Walaupun saya ketua partai mau lewat partai saya monggo, karena semua keputusan ada di DPP partai," terangnya.
Purnawirawan Kepolisian Polda Banten itu menjelaskan, dirinya tidak ambisius harus menduduki lagi kursi Bupati Bantul.
Namun, seandainya rakyat Bantul memberikan kesempatan untuk dua periode, maka Ia akan segera merampungkan pekerjaan yang belum selesai.
Salah satunya, melanjutkan visi misi untuk membawa Kabupaten Bantul sehat, cerdas dan sejahtera.
"Visi misi saya kan Bantul sehat, cerdas dan sejahtera. Saya akan lanjutkan. Mencerdaskan anak-anak Bantul," kata dia.
Sebelumnya diketahui, pengusaha asal Bantul, Dewata Eka Putra, resmi mendaftarkan diri dalam bursa penjaringan Kepala Daerah Bantul melalui partai Gerindra, Senin (25/11/2019).
Ia mendaftar ke partai besutan Prabowo Subianto itu untuk membidik posisi Bakal Calon Bupati Bantul.
Meskipun tidak menutup kemungkinan, melihat situasi dan kondisi, Dewata mengaku berkenan jika pada akhirnya partai Gerindra menempatkan dirinya dalam posisi sebagai calon wakil Bupati.
• Pilkada Bantul, Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Hanya Menjabat Empat Tahun
"Saya mendaftar di dua posisi. Bupati dan Wakil Bupati. Jadi saya menurut, apa realita yang ada. Arahan, mekanisme, dan keputusan partai akan menempatkan saya dimana, nanti kita ikuti," kata Dewata.
Ketua Tim Penjaringan Kepala Daerah partai Gerindra Bantul, Darwinto menyampaikan, setelah resmi mendaftar sebagai bakal calon kepala daerah melalui partai berlambang Kepala Garuda itu, peluang Dewata dengan Suharsono sama.
Ketika lolos administrasi kemudian mengikuti seleksi penyaringan, berupa pemaparan visi misi di tingkat DPD Gerindra DIY, kedua tokoh tersebut, baik Suharsono dan Dewata memiliki kesempatan sama untuk bisa mendapatkan rekomendasi dari DPP partai Gerindra.
"Baik Pak Suharsono dan Pak Dewata peluangnya sama. DPP partai Gerindra nanti yang memiliki kewenangan untuk memutuskan," terang dia.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ketua-dpc-gerindra-bantul-yang-juga-menjabat-sebagai-bupati-bantul-suharsono.jpg)