Sangat Mudah! Ini 4 Cara Mengenali Gejala Stroke Sejak Dini

Dikutip dari alodokter, stroke merupakan kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan

Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
everyhealth.com
ilustrasi 

Sedangkan orang yang lebih muda cenderung mengalami penggumpalan darah dari area tubuh yang lain dan gumpalan darah itu dapat bergerak melalui pembuluh darah yang lebih kecil. Dr Greene-Chandos mengatakan, perbedaan inilah yang sering menyebabkan gejala stroke pada dewasa muda kerap berbeda, lebih sering berupa mati rasa, kesemutan, atau sakit kepala.

Dr Greene-Chandos menambahkan bahwa orang yang memiliki stroke cenderung mengalami sakit kepala hebat yang melemahkan, dan bahwa orang-orang yang menderita migrain biasa sebenarnya berisiko lebih besar terkena stroke. Bahkan cegukan yang tidak bisa diatasi juga bisa menjadi gejala stroke, catatnya.

"Anda bisa saja mengalami stroke ringan dan tidak menyadarinya," kata Dr. Greene-Chandos. "Anda bahkan bisa mengalami banyak stroke dan tidak memiliki gejala fisik. Tapi seiring berjalannya waktu, perubahan otak bisa mempengaruhi ingatan dan ucapan Anda secara signifikan. Jadi, lakukan cek kesehatan rutin, walaupun Anda berpikir masih terlalu muda dan Anda sehat.”

Dr. Greene-Chandos mencatat, jangan berpikir bahwa stroke hanya untuk orang tua. Hal itu kini tidak berlaku lagi. Menerapkan gaya hidup sehat, seperti konsumsi makanan dengan gizi seimbang serta olahraga rutin, adalah langkah sederhana dan terbaik dalam pencegahan stroke. (*/kompas)

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved