Sleman

Hujan Turun Sedikit, Droping Air Terus Dilakukan BPBD Sleman

BPBD Kabupaten Sleman masih terus melakukan droping air bersih ke sejumlah wilayah.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman masih terus melakukan droping air bersih ke sejumlah wilayah.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Makwan menyatakan, droping air akan terus dilakukan hingga waktu yang tak ditentukan.

"Kami lakukan sampai hujan menambah debit sumber air milik warga, atau warga sudah cukup memanfaatkan hujan untuk kebutuhan sehari-hari," kata Makwan melalui pesan singkat.

Bantul Masih Kekeringan, BPBD Pakai Dana Tak Terduga Rp 40 Juta untuk Air Bersih

Berdasarkan data BPBD Sleman, droping air bersih terus digalakkan untuk kecamatan Prambanan dan Moyudan.

Dua wilayah tersebut diketahui mengalami kekeringan cukup parah.

Hingga November 2019, BPBD Sleman telah melakukan droping air hingga 2.561 tangki.

Jumlah tertinggi droping air terjadi pada Bulan Oktober yaitu mencapai 1.595 tangki air.

"Sementara pada November ini sudah sebanyak 768 tangki air yang di-droping," jelas Makwan.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Beberapa waktu lalu, Kepala Kelompok Data dan Informasi Staklim BMKG Yogyakarta Etik Setyaningrum menyatakan hujan memang sudah mulai turun namun belum merata.

Musim hujan di DIY pun diprakirakan mengalami kemunduran 10 hingga 20 hari pada Bulan November ini.

"Sampai saat ini wilayah DIY masih memasuki masa peralihan atau Pancaroba," kata Etik. (TRIBUNJOGJA.COM)

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved