Jawa

Ganjar Pranowo Percayakan Desa Tangguh Klaten untuk Hadapi Bencana

Gubernur Jawa Tengah meminta kepala daerah dan jajarannya aktif menyampaikan informasi dengan cepat tentang bencana kepada masyarakat.

Ganjar Pranowo Percayakan Desa Tangguh Klaten untuk Hadapi Bencana
internet
Logo Pemkab Klaten 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Guncangan gempa darat yang terjadi beberapa kali di wilayah Klaten, Jawa Tengah dalam beberapa hari terakhir, menjadi perhatian Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Menyikapi hal itu orang nomor satu di Jawa tersebut mengimbau masyarakat tidak panik dan meminta kepala daerah dan jajarannya aktif menyampaikan informasi dengan cepat tentang bencana kepada masyarakat.

"Dengan desa tangguh bisa sangat membantu saat bencana. Pemerintah, BPBD, dan pokmas bisa bantu segera sosialisasikan, jadi risiko bisa dikurangi," kata Ganjar.

Ganjar Pranowo Ingatkan Penambang Sekitar Merapi Tak Keruk Terlalu Banyak

Di lain kesempatan Bupati Klaten Sri Mulyani, pada Temu Relawan, di Selter Desa Menden, Kebonarum mengapresiasi kerja para relawan bencana, yang selama ini telah bekerja tanpa pamrih.

Mereka senantiasa bekerja cepat saat terjadi bencana, meski tanpa imbalan uang.

“Para relawan telah bekerja tanpa pamrih. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan BNPB mengapresiasi kinerja relawan yang bekerja cepat setiap menghadapi bencana, walaupun tanpa digaji. Apa yang dibutuhkan relawan saat kerja, silahkan disampaikan. Kalau seragam dan sepatu untuk kerja di lapangan nanti disiapkan pemerintah,” ujar Sri Mulyani.

Dia berpesan agar para relawan selalu menjaga kondisi kesehatan.

UNBOXING KULINER: Snack Hits Super Ekonomis di Jogja

Bahkan, sebagai bukti perhatian pemerintah, melalui BPBD Klaten akan dibangun aula yang bisa dimanfaatkan para relawan saat menanggulangi bencana, termasuk jika terjadi erupsi Merapi.

Kepala  BPBD Klaten Sip Anwar melaporkan, temu relawan penanggulangan bencana bertajuk Peningkatan Kapasitas Relawan itu dilakukan untuk mengembangkan forum pengembangan risiko bencana di Kabupaten Klaten

Sebabnya, risiko bencana di Kabupaten Klaten relatif komplet, mulai erupsi Gunung Merapi, ancaman puting beliung, tanah longsor, banjir, maupun kekeringan.

“Musim kemarau akan segera berakhir dan akan segera masuk musim penghujan. Kondisi ini memerlukan kewaspadaan dini. Ke depan, BPBD Klaten akan mengadakan pengadaan alat penanggulangan bencana seperti mesin singso 55 unit,  jas hujan, sepatu boot, dan senter untuk penanganan bencana alam di Klaten,” jelas Sip Anwar. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved