Permintaan Surat Sehat Meningkat

BREAKING NEWS : Puluhan Pencari Surat Keterangan Sehat Antre di RSUD Wonosari

RSUD Wonosari diserbu para pencari surat keterangan sehat rohani dan jasmani sejak minggu lalu.

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
Antrean untuk mencari Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani di RSUD Wonosari untuk keperluan mendaftar CPNS, Jumat (15/11/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Rumah Sakit Daerah (RSUD) Wonosari diserbu para pencari surat keterangan sehat rohani dan jasmani sejak minggu lalu.

Akibatnya, antrean di loket pendaftaran tak bisa dihindarkan.

Direktur RSUD Wonosari Heru Sulistyowati mengatakan antrean mulai banyak sejak satu minggu lalu, masyarakat Gunungkidul mencari Surat Keterangan Sehat Rohani dan Jasmani untuk keperluan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

"Sudah sejak minggu lalu sudah mulai banyak, sementara kami batasi 50 orang tiap harinya," katanya, Jumat (15/11/2019).

BKD DIY Sebut CPNS Pemda DIY Masih Sepi Pendaftar

Heru mengatakan antrean menjadi panjang lantaran adanya tes kesehatan rohani yang membutuhkan waktu, karena saat tes kesehatan rohani harus dilakukan dengan wawancara.

"Ditambah lagi dokter spesialis jiwa kami hanya satu orang jadi antriannya lama, berbeda dengan tahun lalu yang dibantu oleh koas tentu saja yang koas spesialis jiwa," imbuhnya.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, RSUD Wonsosari mulai besok, khusus untuk para pencari surat kesehatan jasmani dan rohani, akan ditempatkan di ruangan khusus yaitu di Aula Amarilis RSUD Wonosari.

"Mulai besok dipusatkan di Aula Amarilis agar tidak mengganggu pelayanan lainnya, dan semoga pelayanan bisa lebih cepat karena dipusatkan di satu tempat. Jadi kemungkinan bisa menambah kuota yang mencari surat keterangan dan kami akan memperbantukan dokter umum untuk kesehatan jasmani," katanya.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Kepala Pejabat Pengelola Informasi RSUD Wonsoari, Sumartono menambahkan, hingga saat ini sudah ada 225 orang yang sudah terlayani dalam mengurus Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani.

"Kalau setiap harinya yang mendaftar ribuan orang. Para pencari surat keterangan juga kami suruh untuk meinggalkan nomor telepon, jika nanti dimungkinkan untuk menambah kuota maka akan dihubungi," katanya.

Dirinya mengatakan, RSUD Wonosari menargetkan sebelum penutupan pendaftaran CPNS antrean pencari Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dapat terlayani.

Seorang pencari Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani, Nurrahmat Hidayat mengaku, dirinya akan mendaftar CPNS sebagai sipir.

"Saya lulusan SMA, baru mau antre untuk ambil nomor antrean ternyata sudah banyak yang mengantre," ujarnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved