8 Startup Binaan ABP Inkubator Hadir di Jogja Startup Day 2019
Ribuan peserta JSD 2019 yang sebagian besar mahasiswa menghadiri berbagai sesi talkshow dan seminar.
TRIBUNJOGJA.com - Acara startup terbesar akhir tahun di Yogyakarta, Jogja Startup Day (JSD) 2019 telah usah digelar.
Terlaksananya acara ini pun membuktikan Yogyakarta kembali menunjukkan potensi dan gairahnya sebagai kota pelajar sekaligus enterpreneur digital.
Bagi kalangan pelaku industri startup, Yogyakarta dipandang sebagai kota penuh talenta. Terbukti ribuan peserta JSD 2019 yang sebagian besar mahasiswa menghadiri berbagai sesi talkshow dan seminar.
Salah satunya adalah, seminar bertemakan How To Start A Billion Dollar "Unicorn" Startup yang dibawakan presiden Bukalapak, Fajrin Rasyid.
Pada saat yang bersamaan, JSD 2019 juga diikuti oleh 40 exhibitor dari dalam dan luar negeri. Puluhan exhibitor ini terdiri atas startup, inkubator dan komunitas.
Delapan di antaranya merupakan startup binaan Amikom Business Park (ABP Inkubator) yang tampil pada sesi demo day dihadapan para investor.
"Dengan tampilnya startup binaan kami pada sesi demo day, maka berakhir pula program inkubasi Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi (PPBT) 2019," ujar manajer program inkubasi, Akbarul pada Senin (4/11/2019).
Salah satu program inkubasi yang dilakukan adalah mengakses funding senilai Rp 300 - 500 Juta melalui program PPBT dari Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemenristekdikti).
Selain funding, ABP Inkubator juga memberikan pendampingan dalam hal legal, marketing dan teknologi. Lebih dari itu, peserta inkubasi mendapatkan fasilitas outing bersama-sama.
"Kami beryukur, funding yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk melesatkan omset dan target bisnisnya. Bahkan beberapa diantaranya direkomendasikan tim dari Riset dan Teknologi Republik Indonesi (Ristekdikti) untuk mengakses funding lebih tinggi nominalnya," imbuh Akbarul.
Berikut delapan startup hasil program pendampingan selama delapan bulan.
1. Myeda (Kedata), merupakan platform solusi bagi orang yang tidak memiliki skill programming namun perlu menggali insight sekumpulan data untuk memperoleh informasi yang lebih berharga.
2. Simonkori, sebuah alat monitoring berteknologi internet of things yang mampu menggantikan peran manusia dalam menyusun komposisi nutrisi pada area perkebunan hydroponik.
3. Egrotek, merupakan alat berteknologi internet of things yang mampu mengotomasi proses produksi Jamur.
4. Whouse, menyediakan layanan sewa homestay dengan standarisasi dan kualitas tertentu serta mengutamakan pelayanan kepada costumer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/jogja-startup-day-jsd-2019.jpg)