Sejak Dini Hari Tadi, Gunung Merapi Tercatat Alami Empat Aktivitas Kegempaan
Tak ada catatan gempa guguran lava yang terjadi sejak dini hari. Visual Gunung Merapi dilaporkan jelas hingga kabut 0-III.
Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Muhammad Fatoni
TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Gunung Merapi tercatat melakukan empat kali aktivitas kegempaan sejak Kamis (7/11/2019) dini hari tadi.
Dalam periode 00.00 hingga 06.00 WIB Gunung Merapi mengalami dua gempa tektonik jauh dengan amplitudo 4-5 mm berdurasi 64,16 hingga 81,2 detik dan dua kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 2-5 mm, dan durasi 7,56 hingga 7,6 detik.
Tak ada catatan gempa guguran lava yang terjadi sejak dini hari. Visual Gunung Merapi dilaporkan jelas hingga kabut 0-III.
Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi 100 m di atas puncak kawah.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih mempertahankan status di level II atau Waspada.
BPPTKG mengimbau agar area dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi untuk dikosongkan dan tidak ada aktivitas manusia.
Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/guguran-awan-panas-gunung-merapi-meluncur-ke-hulu-kali-gendol.jpg)