Pendidikan
Kurikulum Pendidikan Harus Mengikuti Perkembangan Zaman
Presiden juga meminta agar disusun sebuah sistem atau aplikasi yang memudahkan guru dan murid dalam melakukan pembelajaran.
Penulis: Noristera Pawestri | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Presiden Joko Widodo meminta Mendikbud Nadiem Makarim untuk meninjau ulang secara besar-besaran penyesuaian kurikulum pendidikan dengan mengedepankan penggunaan teknologi.
Presiden juga meminta agar disusun sebuah sistem atau aplikasi yang memudahkan guru dan murid dalam melakukan pembelajaran.
Kurikulum juga harus dibuat fleksibel sejalan dengan perubahan dunia yang dialami.
• Pendidikan Kesehatan Reproduksi Akan Dimasukkan ke Kurikulum Sekolah
Menanggapi hal tersebut, Kepala SMAN 6 Yogyakarta Munjid Nur Alamsyah mengatakan, pihaknya menyetujui kebijakan penyesuaian kurikulum tersebut.
Yang terpenting, kata Munjid, guru dan kepala sekolah diberikan pemahaman terkait kurikulum tersebut sehingga dapat mengimplementasikan dengan baik.
"Memang sudah waktunya untuk ada perubahan. Di era revolusi industri, siswa lebih banyak mencari ilmu di luar sekolah lewat internet," ujarnya Senin (4/11/2019).
Menurut dia, pembelajaran pun juga harus mengikuti era revolusi industri 4.0.
Sehingga diharapkan pembelajaran menjadi lebih baik.
• Rawan Gempa, Golkar Dorong Indonesia Punya Kurikulum Bencana
"Jangan sampai kurikulum ketinggalan jaman, kasihan anak-anak. Tapi gurunya harus di-update juga, jangan sampai kurikulum update, guru ketinggalan," kata dia.
Sementara itu, Kepala Disdikpora DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengatakan perubahan atau penyesuaian kurikulum itu wajar terjadi.
Sebab kata dia, kebutuhan dunia kerja, kebutuhan perguruan tinggi dan kebutuhan pendidikan itu selalu berubah.
"Kalau kita tidak mau berubah kapan kita mau maju. Saya kira tidak ada masalah. Di dunia pendidikan orang tidak boleh gumunan tidak boleh kagetan ada perubahan kita sambut dengan gembira," ujar dia.
Terpisah, Pengamat Pendidikan Nasional, Darmaningtyas mengatakan kurikulum pendidikan haruslah mengikuti perkembangan zaman.
Selain itu, kurikulum juga harus bisa membekali murid untuk bisa mengikuti perkembangan yang ada.
"Sehingga siswa menjadi manusia produktif, tidak konsumtif. Saya rasa Mendikbud sudah punya konsep (kurikulum) sendiri, dia (Mendikbud Nadiem) kan sudah pernah sekolah di Singapura, Amerika tentu dia punya konsep seperti apa kurikulum yang cocok," katanya.(TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-pendidikan_20180804_092437.jpg)