Nasional

Rawan Gempa, Golkar Dorong Indonesia Punya Kurikulum Bencana

Harapannya, bahwa ke depan masyarakat mulai mempersiapkan diri terkait dengan mitigasi bencana.

Rawan Gempa, Golkar Dorong Indonesia Punya Kurikulum Bencana
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Ketua umum partai Golkar, Airlangga Hartarto dalam acara pernyataan kebulatan tekad Hastakarya, Sayap dan PK se-DIY mendukung Airlangga Hartarto menjadi ketua umum partai Golkar periode 2019-2024 di Bantul. 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Ketua umum partai Golkar, Airlangga Hartarto menyampaikan keprihatinan dengan terjadinya gempa di Kabupaten Banten dan Lampung Selatan.

Berdasarkan informasi BMKG potensi tsunami di daerah yang terdampak gempa telah berakhir.

Ia berharap segera ada upaya mitigasi yang dilakukan.

Pahami 3 Status Waspada, Siaga dan Awas Peringatan Dini Tsunami Saat Gempa Bumi Terjadi

"Terjadinya gempa bumi ini membuktikan bahwa kita harus punya kurikulum tersendiri terkait kebencanaan alam," kata Airlangga Hartarto, di Imogiri, Bantul, Sabtu (3/8/2019)

Menurut dia, mengantisipasi terjadinya gempa susulan maka standar bangunan harus diperbaiki.

Terutama di daerah rawan bencana seperti di kawasan pantai selatan. Bangunan harus didesain anti gempa supaya kuat menahan goncangan.

"Diukur, kuat berapa skala Richter," tuturnya.

UPDATE Gempa Banten, Satu Orang Tewas, 117 Bangunan Rusak

Terkait dampak kerusakan akibat gempa, sampai saat ini, kata dia, Pemerintah masih terus melakukan asesment.

Harapannya, bahwa ke depan masyarakat mulai mempersiapkan diri terkait dengan mitigasi bencana.

"Mudah-mudahan saudara-saudara kita bisa diringankan bebannya akibat bencana,"ujar dia.

Lanjutnya, Airlangga mengungkapkan jika sampai saat ini belum termonitor apakah ada kantor milik Partai Golkar yang rusak akibat Gempa.

Kendati demikian, pihaknya masih terus memonitor para kader Partai Golkar terutama di Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Pandeglang Selatan.

"Alhamdulillah potensi tsunaminya tidak ada sehingga aman," ungkap dia.

Sebelumnya, gempa berkekuatan 7.4 skala Richter yang dimutakhirkan menjadi 6.9 mengguncang Kabupaten Bantul pada Jumat malam sekira pukul 19:03 WIB.

Berdasarkan data BMKG, gempa berpusat di 147 km barat daya Sumur-Banten, dengan kedalaman 10 km.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved