Sleman

Kadinkes Sleman Minta Warga Patuhi Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Menurut Joko, saat ini sudah begitu banyak layanan kesehatan yang terlanjur bergantung pada BPJS Kesehatan.

Kadinkes Sleman Minta Warga Patuhi Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan
TRIBUNJOGJA.COM / Alexander Ermando
Kantor Dinas Kesehatan Sleman 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Iuran BPJS Kesehatan dipastikan mengalami kenaikan hingga 100 persen.

Kepastian tersebut didasarkan pada terbitnya Peraturan Presiden Nomor 75/2019.

Melalui keterangan pers pada akhir Oktober lalu, Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas Ma'ruf menyatakan kenaikan iuran tersebut berlaku mulai 1 Januari 2020.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Joko Hastaryo meminta warga hingga perusahaan mematuhi peraturan baru tersebut.

Pemkab Sleman Tolak Anjuran Kemendagri Pakai Dana Tak Terdunga Talangi Defisit BPJS Kesehatan

"Harapan kami warga tetap membayar iuran tersebut, baik yang secara mandiri atau difasilitasi oleh perusahaan tempatnya bekerja," kata Joko ditemui di kantornya, Senin (04/11/2019) siang.

Menurut Joko, saat ini sudah begitu banyak layanan kesehatan yang terlanjur bergantung pada BPJS Kesehatan.

Mau tidak mau, masyarakat harus tertib dan rutin membayar iuran meski mengalami kenaikan. Sebab hal tersebut juga akan berpengaruh pada layanan kesehatan yang disediakan.

"Iuran diperlukan untuk memperlancar cash flow BPJS Kesehatan. Jika tidak kualitas layanan bisa menurun dan keselamatan pasien juga bisa jadi masalah," jelas Joko.

Ganjar Sebut Tunggakan BPJS di RS Jawa Tengah Mencapai 200 Miliar

Berdasarkan keterangan resmi BPJS Kesehatan, iuran yang berlaku nantinya adalah sebagai berikut; Rp 42 ribu untuk Kelas III, Rp 110 ribu untuk Kelas II, dan Rp 160 ribu untuk Kelas III.

Sebelumnya, tarif iuran untuk Kelas III adalah Rp 25,5 ribu, Kelas II sebesar Rp 51 ribu, dan Kelas I sebesar Rp 80 ribu.

"Iuran ini berlaku bagi kategori peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BU)," kata Iqbal.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved