Yogyakarta

Serapan Danais Kerap Terkendala Soal Tanah

Dana Keistimewaan (Danais) yang mencapai Rp 1,3 triliun akan difungsikan salah satunya untuk pemberdayaan masyarakat dan mengurangi kemiskinan.

Tayang:
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja,  Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM,  YOGYA - Dana Keistimewaan (Danais)  yang mencapai Rp 1,3 triliun akan difungsikan salah satunya untuk pemberdayaan masyarakat dan mengurangi kemiskinan. 

Meski demikian, sejauh ini serapan danais ini terkendala pada aspek pertanahan. 

"Kendala penyerapan biasanya pada proses tanah. Belum deal tanah di masyarakat atau di kantor pertanahan," kata Penjabat Sekda DIY, Arofa Noor Indriani,  akhir pekan lalu. 

Tok! Danais DIY Rp 1,3 T, DPRD DIY: Alokasi Harus Terarah

Arofa menjelaskan, aspek pertanahan ini biasanya yang menjadi salah satu kendala lantaran terkait dengan negoisasi dengan masyarakat. 

Sementara untuk pembangunan infrastruktur dengan danais ini tidak masalah karena sudah ada tata kalanya.  

Dia juga menegaskan,  penyaluran danais ini memang nantinya akan diarahkan pada pemberdayaan masyarakat. 

Hal ini mengacu pada angka kemiskinan dan ketimpangan wilayah di DIY yang perlu didongkrak agar ada peningkatan ekonomi.  

Arofa juga menjelaskan,  dengan pencanangan Among Tani Dagang Layar ini akan mengoptimalkan kawasan pesisir.  Pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan tersebut pun memerlukan perhatian besar. 

"Rencana pembangunan pelabuhan di Gesing juga masih proses kajian.  Tetapi,  yang paling penting adalah bagaimana pengembangan ekonomi kreatif di daerah pesisir dengan pendekatan wisata dan sebagainya, " katanya.  

Danais Rp 15 Miliar Disbud Bantul, Sudah Terserap 80 Persen

Dia menjelaskan, fungsi Paniradya Pati yang mengelola danais ini dimaksudkan agar tidak ada tumpang tindih dengan bappeda. 

Hal ini lantaran sumber anggaran pun berbeda,  yakni antara APBD dan danais.  

Berdasarkan data yang dimiliki Paniradya Pati,  penyerapan keuangan Danais pada 2018 mencapai 96,28% adapun realisasi fisik sebesar 98,99%.

Sementara hingga Mei 2019, penyerapan keuangan Danais mencapai 31,39% adapun realisasi fisik sebesar 62,25%. 

Dari data tersebut,  untuk tahun anggaran 2018, dari pagu anggaran Rp 1 triliun realisasi keuangan Rp962,7 juta.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved