Penampakan Gahar Binter Mercy KZ 200 Hasil Restorasi
Kawasaki Binter Merzy. Motor yang baru saja selesai direstorasi ini pabrikan tahun 1982 dengan warna di STNK biru, AB Sleman.
Penulis: Yudha Kristiawan | Editor: Iwan Al Khasni
Motor yang juga kerap disebut KZ 200 ini pernah diproduksi dua seri, yakni seri pengapian masih menggunakan platina dan seri paska tahun 1982 ke atas menggunakan teknologi pengapian CDI.
Lalu di tahun 1983 seri motor ini berikutnya sudah dilengkapi dengan fitur elektrik stater.
* Perawatan Motor Harian
Untuk perawatan harian motor sport pertama besutan Kawasaki di Indonesia ini hampir sama dengan motor motor klasik lainnya. Melakukan pengecekan secara menyeluruh terhadap kinerja mesin, merawat secara berkala bodi motor.
Beberapa hal yang paling riskan yang harus diperhatikan dalam perawatan motor klasik adalah pada bagian kopling. Pada motor dengan kopling, kebiasaan pengendara menggunakan motor menjadi penentu umur onderdil motor. Misalnya, saat penggunaan kopling terlalu kasar ini mempercepat umur kampas kopling.
Untuk itu saat oper gigi atau pindah transmisi, disarankan sehalus mungkin agar komponen yang menjadi bagian kerja kopling tidak cepat aus.
Mengganti kampas kopling sesuai kondisinya juga penting sekali dilakukan. Bila kampas kopling sudah saat diganti namun tak kunjung dilakukan penggantian maka bisa membuat kerja kopling terganggu bahkan berujung mengalami macet karena kabel bisa putus.
Selanjutnya memilih bahan bakar. Semakin tinggi nilai oktan bahan bakar yang digunakan maka kualitasnya akan semakin bagus. Hal ini berhubungan dengan efektivitas pembakaran mesin agar mampu menghasilkan tenaga maksimal.
Namun perlu dicatat, tak semua motor terutama keluaran mesin teknologi lama disarankan memakai bahan bakar beroktan tinggi, karena bisa membuat mesin lebih cepat panas. Pada teknologi mesin motor keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan cairan pendingin sehingga memakai bahan bakar beroktan tinggi justru disarankan.
Selanjutnya mengganti oli mesin sebelum jadwal ganti yang tertera akan jauh lebih baik karena akan meringankan kerja mesin lantaran kondisi oli baru membantu kerja mesin lebih baik.
Biasanya pada jarak 2000 km sudah disarankan mengganti oli. Namun ada baiknya sebelum batas tersebut sudah dilakukan penggantian.
*Berikut Spesifikasi Kawasaki Binter Merzy 200 :
Manufaktur : PT. Bintang Terang Indonesia
Model : Binter Merzy 200 (Kawasaki KZ200)
Tahun Pembuatan : 1980 – 1986
Engine : 4-Tak, Air-Cooled, Silinder Tunggal, SOHC 2 Valve
Bore x Stroke : 66 x 58 mm
Kapasitas Silinder : 198 cc
Rasio Kompresi : 9,0 : 1
Penyuplai BBM : Karburator Keihin PW26
Max Power : 18 HP @ 8.000 RPM
Max Torsi : 16,5 N.m @ 7.000 RPM
Dimensi P x L x T : 1.920 x 780 x 1.050 mm
Tinggi Jok : 775 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.280 mm
Berat Kosong : 126 Kg
Kapasitas Tangki BBM : 9,5 Liter
Frame : Steel Tube Diamond-Type Frame
Suspensi Depan : Teleskopik Fork
Suspensi Belakang : Dual-Shockbreaker, Tubular Swingarm
Rem Depan : Cakram Hidrolik, Disc 205 mm, Kaliper 1 Piston
Rem Belakang : Drum Brake (Tromol)
Ban Depan : 2. 75 – 18 Inch
Ban Belakang : 3. 25 – 17 Inch
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/binter-mercy-kz-200-hasil-restorasi_1.jpg)