Yogyakarta
Wilayah DIY Masuk Pancaroba, Masyarakat Harus Waspadai Potensi Bencana
Selain mewaspadai kemungkinan terjadinya banjir, masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan perlu mewaspadai adanya tanah longsor.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto
TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Masyarakat diminta untuk selalu mewaspadai kerawanan dan potensi bencana pada musim pancaroba ini.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY juga meminta agar masyarakat dan petani sudah mulai mempersiapkan lahan untuk bertani di awal musim hujan ini.
"Ini sudah masuk musim pancaroba banyak kerawanan yang terjadi saat masuk musim ini. Yang jelas adalah waspadai angin kencang, banjir, tanah longsor," kata Penjabat (Pj) Sekda DIY, Arofa Noor Indriani kepada Tribunjogja.com, Jumat (1/11/2019).
• Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau
Arofa menambahkan, bagi warga masyarakat diminta untuk mengurangi atau memangkas pohon yang besar dan berpotensi untuk roboh jika terkena hujan deras dan angin kencang.
Termasuk, kalau ada pepohonan di dekat permukiman yang berpotensi tumbang juga dikurangi.
Untuk petani, Arofa juga meminta alat-alat pertanian bisa dikeluarkan.
“Kalau hujan sudah turun seperti ini di Gunungkidul itu ada semacam SK untuk langsung tebar benih. Jadi bisa langsung tanam,” ujarnya.
Dia juga menambahkan, untuk pembangunan embung-embung yang direncanakan akan dibangun di beberapa desa yang mengalami kekeringan cukup parah.
Hal ini perlu adanya inventarisasi dan pemetaan terkait dengan embung ini.
Hal ini agar setiap kekeringan ini tidak menimbulkan persoalan bagi petani.
“Kalau bisa memang ada embung di masing-masing desa satu-satu. Atau setiap 30-40 hektar ada embung satu, ini untuk mengatasi kekeringan,” ujarnya.
• Masih Pancaroba, Staklim BMKG Minta Waspadai Potensi Angin Kencang
Kepala Stasiun Klimatologi Mlati Yogyakarta, Reni Kraningtyas menyebutkan, awal musim penghujan di sejumlah daerah di DIY, seperti Sleman diprediksikan akan terjadi pada dasharian kedua atau pertengahan November.
Bahkan untuk daerah Gunungkidul awal musim penghujan diprediksikan baru akan terjadi pada akhir November.
Pihaknya menyebutkan, sebagian besar wilayah DIY masih masuk dalam musim pancaroba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/wilayah-diy-masuk-pancaroba-masyarakat-harus-waspadai-potensi-bencana.jpg)