Yogyakarta

Masih Pancaroba, Staklim BMKG Minta Waspadai Potensi Angin Kencang

Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta menyatakan saat ini wilayah DIY masih memasuki masa peralihan alias pancaroba.

Masih Pancaroba, Staklim BMKG Minta Waspadai Potensi Angin Kencang
via tribun lampung
logo BMKG 

Laporan Reporter Tribun Jogja Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Yogyakarta menyatakan saat ini wilayah DIY masih memasuki masa peralihan alias pancaroba.

Mengingat masih pancaroba, Kepala Pusat Data dan Informasi Staklim BMKG Yogyakarta Etik Setyaningrum menyebut adanya potensi angin kencang.

"Potensi tersebut muncul di wilayah tertentu saja, sebab dipengaruhi oleh pertumbuhan awan hujan," kata Etik melalui pesan singkat pada Rabu (30/10/2019) siang.

Wilayah DIY Masuk Musim Pancaroba, BMKG Minta Masyarakat Waspadai Potensi Angin Kencang

Mengingat pertumbuhan awan hujan belum merata, Etik pun belum bisa memastikan wilayah mana saja di DIY yang berpotensi mengalami angin kencang.

Meskipun demikian, Etik mengimbau masyarakat agar mengantisipasi munculnya angin kencang di wilayahnya.

"Warga diharapkan mulai memangkas cabang-cabang pohon yang sudah tua demi mencegah roboh saat terkena angin," ujar Etik.

BPBD DIY Minta Masyarakat Antisipasi Potensi Bencana Musim Pancaroba

Selain itu, Etik juga meminta agar para petani mempersiapkan pola tanam sesuai kondisi iklim yang terjadi.

Sebab Staklim BMKG Yogyakarta memperkirakan awal musim hujan mengalami kemunduran 10 hingga 20 hari dari biasanya.

"Kami perkirakan musim hujan baru mulai datang pada bulan November," jelas Etik.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Alexander Aprita
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved