Jawa

Tanah Longsor dan Angin Kencang Masih Mengintai Saat Musim Penghujan

Bencana tanah longsor, banjir, angin kencang ataupun puting beliung, masih menjadi potensi kerawanan yang dapat terjadi pada saat musim penghujan.

Penulis: Rendika Ferri K | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Tanah longsor dan angin kencang masih mengintai pada musim hujan ini.

Tahun 2018 lalu, bencana tersebut yang paling banyak terjadi.

Tidak menutup kemungkinan, bencana tersebut dapat terjadi pada tahun 2019 ini.

Pemerintah daerah dan lintas intansi pun bersiap.

Masyarakat juga diminta siaga terhadap bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.

Tutorial Tampil Kece dengan Makeup Sachet yang Praktis dan Terjangkau

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan, bencana tanah longsor, banjir, angin kencang ataupun puting beliung, masih menjadi potensi kerawanan yang dapat terjadi pada saat musim penghujan nanti.

"Musim penghujan ini tanah longsor dan angin kencang menjadi potensi kerawanan yang masih terjadi. Begitu juga banjir yang dapat terjadi daerah cekungan, kalau tidak dipantau, dan volumenya besar, bisa berpotensi banjir bandang," ujar Edy, Kamis (31/10/2019) usai rapat persiapan musim penghujan di BPBD Kabupaten Magelang.

Potensi bencana ini berkaca dengan jumlah kejadian terjadi pada tahun 2018 lalu.

Kejadian bencana tercatat sebanyak 447 kejadian.

Bencana yang paling banyak terjadi adalah tanah longsor yang mencapai 209 kejadian.

Angin kencang tercatat 105 kejadian.

BPBD DIY Minta Masyarakat Antisipasi Potensi Bencana Musim Pancaroba

Sementara itu di tahun 2019, Edy juga menghitung ada sekitar 198 kejadian baik tanah longsor ataupun angin kencang.

Jumlah ini tercatat sampai bulan Oktober 2019.

Wilayah rawan bencana longsor ini sendiri terjadi di Kecamatan Salaman, Tempuran, Borobudur dan Secang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved