Bantul

PDIP Gali Visi Misi Lima Kandidat Calon Bupati Bantul, Peluang Kelima Kandidat Sama

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta telah melakukan fit and proper test untuk menggali visi-misi para kandidat calon Bupati da

PDIP Gali Visi Misi Lima Kandidat Calon Bupati Bantul, Peluang Kelima Kandidat Sama
TRIBUNJOGJA.COM / Ahmad Syarifudin
Ketua DPC PDIP Joko Purnomo (tengah) bergandengan tangan bersama bakal calon Bupati Bantul, Bambang Wisnu Handoyo dan Abdul Halim Muslih di Kantor DPC PDI Perjuangan, Senin (16/9/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Daerah Istimewa Yogyakarta telah melakukan fit and proper test untuk menggali visi-misi para kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati dari tiga Kabupaten yakni Sleman, Gunungkidul dan Bantul.

Adapun, untuk bakal calon Kepala Daerah Bantul, dari partai PDI-P, ada lima orang. Antara lain, Joko Purnomo, Bambang Wisnu, Abdul Halim Muslih, Kusila, dan Agus Santoso.

Kelima bakal calon tersebut memiliki peluang yang sama, untuk berjuang mendapatkan rekomendasi dari partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu.

Pilkada Bantul, Begini Sosok Pemimpin yang Diinginkan Muhammadiyah

"Semua masih memiliki peluang yang sama. Belum ada yang prioritas," kata Ketua DPC PDIP Bantul, Joko Purnomo, dihubungi kemarin.

Menurut dia, selain penyampaian visi misi dalam forum itu dilanjutkan diskusi tanya Jawab.

Acara tersebut sekaligus tahap perkenalan. Sehingga, kata dia, belum ada penentuan siapa kandidat yang akan mendapatkan rekomendasi.

Istilah yang disampaikan Joko, semua pasangan "belum ada yang mengerucut". Mengingat, tahapan dan mekanisme yang harus dilalui oleh para calon masih cukup panjang.

Joko sendiri mengaku sudah ke Jakarta untuk menyampaikan peta perpolitikan Bantul di DPP pusat.

Hasilnya, menurut dia, rekomendasi dari partai berlambang banteng moncong putih itu, diperkirakan baru akan turun pada awal tahun mendatang.

Abdul Halim Muslih Diundang PDIP DIY untuk Paparkan Visi Misi Sebagai Bakal Calon Bupati Bantul

"Rekomendasi turun sekitar bulan Januari atau Februari," ujar dia.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Syarifudin
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved