Kriminalitas

Polres Gunungkidul Amankan 7 Tersangka Terkait Penyalahgunaan Psikotropika dan Peredaran Narkoba

Polres Gunungkidul berhasil ungkap kasus peredaran psikotropika dan narkoba di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Polres Gunungkidul Amankan 7 Tersangka Terkait Penyalahgunaan Psikotropika dan Peredaran Narkoba
TRIBUNJOGJA.COM / Wisang Seto Pangaribowo
7 orang terciduk (satu orang sudah dilimpahkan ke kejaksaan) akibat mengedarkan pil psikotropika dan narkoba jenis tembakau gorilla, Kamis (24/10/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Polres Gunungkidul berhasil ungkap kasus peredaran psikotropika dan narkoba di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Dari ungkap kasus tersebut berhasil diamankan sebanyak tujuh orang tersangka.

Tujuh tersangka berinisial AR 23 tahun alamat, karanganyar, mergangsan, Yogyakarta ; DS 28 tahun, alamat Mergangsan, Yogyakarta ; HKA 24 tahun alamat Wates Kulonprogo ; CFK 23 alamat Ngaglik, Sleman.

ke-empat orang tersebut ditangkap karena kasus penyalahgunaan psikotropika.

Tutorial Make Up ke Sekolah, Tampil Kece Tanpa Kena Marah Guru Ala Tasya Farasya

Sedangkan tiga orang lainnya yang tersandung masalah narkoba berinisial Rza (23) alamat Harjobinangun, Pakem ; Ws (24) Kecamatan Wadaslintang, Wonosobo ; Jp (23) tahun alamat Klaten Selatan dengan barang bukti tembakau gorila.

Kasatres Narkoba, AKP Tri Wibowo mengatakan ke tujuh tersangka ditangkap di lokasi yang berbeda.

"Pembeli datang menunggu di sebuah minimarket daerah Patuk, pemakai-pemakai dari Gunungkidul biasanya sudah janjian dengan para pengedar, setelah kit atangkap kita kembangkan lagi ke Mergangsang dengan inisial DS yang sudah dilimpahkan ke kejaksaan," katanya seusai gelar perkara di Mapolres Gunungkidul.

Tri Wibowo mungkapkan selain berhasil menyita puluhan butir pil psikotropika pihaknya juga berhasli mengamankan beberapa paket tembakau gorila yang siap edar.

Kulon Progo Kampanyekan Pencegahan Narkoba Lewat Jalur Budaya

"Ada satu klip kecil tembakau gorila, yang beratnya hampir 5 gram. Dari pengakuan tersangka mereka membeli secara online dari wilayah jawa barat," katanya.

Ia menambahkan untuk psikotropika pengguna adalah remaja dengan rentan umur 16 sampai 30 tahun.

"Untuk psikotropika konsumennya bukan pelajar karena kalau psikotropika ini lebih meningkat dari pil sapi karena harganya mahal," katanya.

"Operasi dilakukan 23 September dan dilakukan penangkapan pada tanggal 29 September, pengedar motifnya memang tidak punya pekerjaan tetap, mereka juga pemakai," ucapnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved