Yogyakarta
Pemerintah Rusia Beri Penghargaan pada UMKM DIY
UMKM DIY dinobatkan menjadi salah satu pavilion terbaik dan terluas dalam dalam gelaran bergengsi Festival Indonesia-Rusia tahunan ke-IV di Rusia.
Penulis: Agung Ismiyanto | Editor: Gaya Lufityanti
Dia mencontohkan penanganan parkir dan tilang polisi di perkotaan dan urusan perkeretaapian di Rusia sudah cukup optimal.
Di Rusia mobil hilang dalam 15 menit dapat ditemukan karena banyaknya kamera pemantau.
“Ada pengusaha Rusia yang tertarik mengembangkan smart city, aplikasi parking atau e-tilang. Pemda tidak mengeluarkan uang, sistemnya cost sharing. Di negara maju pun masalah pelanggaran lalu lintas ini menjadi pendapatan paling banyak. Maka, ini perlu sistemnya,” urainya.
Apalagi dengan beroperasinya Bandara Internasional di Kulon Progo diharapkan jumlah turis dari Rusia juga meningkat, sesuai target Kementerian Pariwisata yang mematok jumlah wisatawan sebanyak 1 juta orang masuk Indonesia.
“Pariwisata target 160 ribu akan tercapai. Masalahnya adalah guide bahasa Rusia yang masih kurang,” jelasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/yogya-punya-peluang-besar-pasarkan-produk-industri-kreatif-di-rusia.jpg)