BPPTKG: Merapi Tak Berpotensi Alami Erupsi Besar

Gunung Merapi masih menyimpan potensi erupsi susulan. Tapi dipastikan tidak akan sebesar erupsi yang terjadi pada tahun 2006 dan 2010.

BPPTKG: Merapi Tak Berpotensi Alami Erupsi Besar
Twitter BPPTK
Merapi semburkan abu vulkanik, Senin (14/10/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Gunung Merapi masih menyimpan potensi erupsi susulan. Kendati demikian, erupsi yang mungkin terjadi dipastikan tidak akan sebesar erupsi yang terjadi pada tahun 2006 dan 2010.

Demikian diungkapkan Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida, saat ditemui di sela kunjungannya ke Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (15/10/2019).

Potensi erupsi yang diprediksi tidak besar tersebut, menurut dia, antara lain terlihat dari volume material vulkanik Merapi. Volume saat ini terdata hanya mencapai 468.000 meter kubik.

Angka ini jauh di bawah volume material vulkanik yang dilontarkan saat erupsi besar Merapi pada tahun 2010, yang mencapai hingga 170 juta meter kubik.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida. (Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan)

Volume material vulkanik bahkan juga tidak sebanyak volume setelah erupsi tahun 2006, yang terdata sebanyak 5 juta meter kubik.

Volume material vulkanik sebanyak 468.000 meter kubik tersebut, menurut Hanik, menandakan bahwa kawah gunung tersebut tidak terisi penuh.

Ia menjelaskan, dengan diameter 400 meter dan kedalaman 100-150 meter, kawah Merapi yang terbentuk dari erupsi tahun 2010 memiliki kapasitas total 10 juta meter kubik. Kalaupun terisi penuh, tidak mungkin keseluruhan material itu akan terlontar.

Sosialisasi kebencanaan terkait erupsi Merapi di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (15/10/2019).
Sosialisasi kebencanaan terkait erupsi Merapi di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Selasa (15/10/2019). (Kompas/Regina R)

Berdasarkan penelitian, jumlah maksimal material vulkanik yang keluar dari Merapi saat erupsi hanya berkisar 50 persen dari total volume material yang tersimpan.

Hanik mengatakan, melihat kondisi saat ini, erupsi Merapi masih akan terjadi dengan melepaskan akumulasi gas dan lava pijar. Namun, dia tidak bisa memastikan sampai kapan kondisi ini akan berlangsung.

Erupsi Merapi

Halaman
12
Editor: iwanoganapriansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved