BREAKING NEWS : Sore Ini, Merapi Semburkan Awan Panas Setinggi 3000 Meter

BREAKING NEWS : Sore Ini, Merapi Semburkan Awan Panas Setinggi 3000 Meter BREAKING NEWS : Sore Ini, Merapi Semburkan Awan Panas Setinggi 3000 Meter

BREAKING NEWS : Sore Ini, Merapi Semburkan Awan Panas Setinggi 3000 Meter
Twitter BPPTK
Merapi semburkan abu vulkanik, Senin (14/10/2019) 

Namun ia menyebut tidak terdengar gemuruh saat letusan terjadi.

"Sampai saat ini wilayah Selo tidak terjadi hujan abu," ungkap Candra via pesan singkat.

Magma

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi (BPPTKG) memantau produksi magma Merapi. Meski tak terlihat jelas, namun ada gejala peningkatan produksi magma sejak tiga bulan terakhir.

Kasi Gunung Merapi BPPTKG, Agus Budi Santoso mengatakan bahwa hingga saat ini produksi magma masih berlangsung.

"Suplai magma masih berlangsung dan cukup intensif, dari data informasi ada peningkatan tiga bulanan ini. Kami pantau seismisitas dan deformasi, ada gejalanya,"katanya saat jumpa pers di BPPTKG, Senin (23/9/2019).

Ia menjelaskan bahwa Gunung Merapi masih diperkirakan mengeluarkan awan panas.

Terkait dengan awan panas letusan yang terjadi Minggu (22/9) pukul 11.36, kondisi Merapi tidak berbahaya.

Letusan tersebut terjadi akibat adanya tekanan yang meningkat secara tiba-tiba. Jika ada peningkatan tekanan, rekahan tersebut seperti katib yang tertutup.

Dengan katub tertutup tersebut, menyebabkan gas terakumulasi, sehingga gas bisa terlepas.

"Di sisi lain ada peningkatan suplai magma. Jadi ada dua yang mempengaruhi, ada produksi gas secara alami, dan ada peningkatan suplay magma. Meski awan panas ini berbeda, tetapi kondisi Merapi tidak berbahaya,"jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Hari Susmayanti
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved